Rabu, 22 September 2010

Cegah Dini Osteoporosis

Tahukah anda,  setelah usia 35 tahun  materi   tulang  dalam tubuh lebih banyak yang hilang daripada yang dibentuk?. Di usia usia  inilah , semakin besar resiko seseorang terkena pengeroposan tulang atau yang dikenal dengan Osteoporosis. Didalam tubuh terjadi proses pembentukan jaringan tulang baru dan penghancuran tulang yang terjadi secara terus menerus dalam tulang. Sampai sekitar usia 35 tahun pembentukan tulang baru terjadi terus menerus sehingga jumlah tulang baru yang dibentuk lebih besar daripada tulang tua yang dihancurkan. Pada sekitar usia tersebut tulang-tulang mencapai kekuatan dan kepadatan yang maksimal. Namun, hal ini akan berangsur  kurang seiring dengan bertambahnya usia.

Osteoporosis merupakan penyakit tulang yang ditandai dengan rendahnya masa tulang akibat kalsium dan elemen dari tulang berkurang secara abnormal sehingga tulang menjadi rapuh, keropos dan mudah patah. Osteoporosis bukan hanya berkurangnya kepadatan tulang tetapi juga penurunan kekuatan tulang. “Pada osteoporosis proses menghancuran  tulang lebih cepat daripada perbaikan yang dilakukan oleh tubuh.  Jika diamati dengan foto rontgen maka akan terlihat  pada penderita osteoporosis  tulang lebih banyak rongga karena massanya berkurang” jelas dokter spesialis orthopedi RSUD Sragen dr . Agus Dwi Sasongko, Sp. OT. Ia melanjutkan deteksi dini terhadap osteporisis dapat dilakukan di RSUD Sragen.

Osteoporosis lebih banyak dialami oleh usia lanjut  terutama pada usia 70 tahun ke atas serta pada wanita yang telah menopause dan mengalami penurunan jumlah estrogen. Osteoporosis pada wanita 4 kali lebih tinggi dibandingkan pada laki-laki. Osteoporosis pada laki-laki kebanyakan karena faktor usia lanjut atau alkohol. Hal ini karena selain memiliki kerangka tulang yang lebih kecil dibanding pria, wanita juga mengalami fase menopause dimana kadar hormon estrogen yang mempengaruhi kepadatan tulang menurun.

Selain faktor usia lanjut dan menopause, osteoporosis dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain karena gaya hidup yang tidak sehat, seperti kurang aktif bergerak atau tidak berolahraga, rendahnya konsumsi kalsium dan vitamin D, kebiasaan merokok dan minuman beralkohol, soft drink, minum kafein/kopi yang berlebihan dan terlalu banyak mengkonsumsi makanan asin dapat meningkatkan risiko osteoporosis. Faktor risiko lainnya yaitu faktor keturunan, kerangka tulang yang kecil, terlalu kurus, kadar estrogen yang rendah pada wanita dan testosteron yang rendah pada laki-laki, menderita rematik sendi, dan wanita yang mengalami pengangkatan ovarium.

     Mencegah selalu lebih baik dari mengobati. Oleh karena itu, biasakanlah hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan kaya kalsium demi tulang yang kuat.  Beberapa tips di bawah ini wajib anda budayakan untuk mencegah Osteporosis. Berikut ini pola makan dan gaya hidup yang dapat dilakukan untuk mencegah osteoporosis:

      Konsumsi susu tinggi kalsium dan rendah lemak, yogurt, keju, brokoli, bayam, sarden kaleng, tiram, udang kecil/rebon, teri dan ikan yang dimakan dengan tulangnya, serta kedelai dan olahannya seperti tempe dan tahu sebagai sumber kalsium. Kedelai sangat baik terutama untuk wanita, karena mengandung estrogen alamiah (fitoestrogen) yang dibutuhkan pada masa masa menopause.

      Konsumsikan juga kacang-kacangan lainnya sebagai sumber fosfor, makanan yang tinggi kandungan vitamin D seperti sayuran berdaun hijau gelap. Tubuh juga harus cukup mendapat sinar matahari pagi minimal 15 menit sebagai sumber vitamin D, karena vitamin ini dibutuhkan untuk penyerapan kalsium.

      Hindari minum kopi secara berlebihan karena dapat mengeluarkan kalsium secara berlebihan. kurangi juga softdrink/minuman ringan karena dapat menghambat penyerapan kalsium.

      Batasi pengkonsumsian daging merah dan garam atau makanan yang diasinkan.

      Hindari minuman beralkohol dan rokok karena dapat menyerap cadangan kalsium dalam tubuh.

      Lakukan juga olahraga secara teratur untuk menguatkan tulang dan otot.

Mulai detik ini biasakan hidup sehat,  perkaya tabungan kalsium dalam tubuh untuk masa tua  terhindar dari osteoporosis . (Ryan)

0 komentar:

Posting Komentar