Selasa, 25 Juni 2013

CARA TRANSFER DARI ATM BRI KE ATM BCA

Pada postingan kali ini saya pengen berbagi pengalaman tentang bagaimana cara transfer uang dari atm bri ke atm bca.

Caranya:
Langkah 1
pilih bahasa yang di inginkan

Langkah 2
masukan kartu atm anda.

Langkah 3
masukan kode pin anda

Langkah 4
cari dan pilih transaksi 'transfer'

Langkah 5
masukan rekening tujuan
nah di sini yg perlu kita tahu bhwa kita harus memasukkan angka '014' d dpan no. Rek tjuan kita.

Contoh :
1170492***
Menjadi
0141170492***

Langkah 6
lalu tekan benar/selesai maka halaman berikutnya muncul.yaitu halaman verifikasi atau halaman yang menunjukan nama pemilik rekening tujuan agar kita yakin bahwa kita tidak salah.

Langkah 7
selesai.

Jumat, 06 Juli 2012

Pukulan di Pantat Dapat Sebabkan Penyakit Mental

Suka menghukum anak Anda dengan memukul mereka di pantat? Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan di jurnal ilmu kesehatan anak mungkin bisa menjadi pertimbangan Anda sebelum memberikan hukuman fisik kepada anak.

Para peneliti memeriksa data lebih dari 34 ribu orang dewasa dan menemukan, pukulan di pantat bisa meningkatkan risiko gangguan kesehatan mental secara signifikan saat dewasa.

Menurut hasil penelitian mereka, hukuman fisik berhubungan dengan gangguan suasana hati (mood), termasuk depresi dan kegelisahan, serta gangguan kepribadian, kecanduan pada alkohol dan narkotik. Mereka memperkirakan sekitar tujuh persen penyakit mental orang dewasa mungkin disebabkan oleh hukuman fisik sewaktu masa anak-anak, termasuk tamparan, dorongan, cengkraman, dan pukulan.

Penelitian menunjukkan, tamparan menyebabkan risiko depresi sebesar 41 persen, ketergantungan pada alkohol dan  narkoba 59 persen, gangguan jiwa 93 persen, di antara temuan yang lainnya.

"Kita tidak hanya membicarakan pukulan di pantat," menurut Tracie Afifi, PhD dari University of Manitoba di Winipeg. "Kita melihat orang menggunakan hukuman fisik sebagai cara umum yang dipakai untuk mendisiplinkan anak mereka."Namun, penelitian itu mengesampingkan individu-individu yang melakukan penganiayaan berat seperti kekerasan fisik, pelecehan seksual, pengabaian fisik dan emosi, atau kekerasan terhadap pasangan.

"Hal tersebut jelas menunjukkan bahwa hukuman fisik tidak seharusnya dilakukan kepada anak-anak pada usia berapapun," kata Afifi. Para peneliti menyimpulkan, "penting bagi pediatris dan penyedia layanan kesehatan lainnya yang bekerja bersama anak-anak dan orang tua untuk menyadari keterkaitan antara hukuman fisik dengan gangguan mental."

Hukuman fisik kepada anak-anak adalah suatu hal yang legal di Amerika Serikat, meskipun dilarang di sedikitnya 24 negara lainnya. Perlu dicatat juga bahwa 19 negara bagian di Amerika Serikat mengizinkan hukuman fisik di lingkup sekolah. Penelitian awal menunjukkan pukulan pada balita akan meningkatkan kecenderungan agresivitas ketika sudah menginjak masa anak-anak.

Sumber : Yahoo.com

Sabtu, 14 Mei 2011

Kurangi Efek Garam dengan Olahraga

FOKUS BERITA — Pola makan yang mengandung sodium atau garam yang terlalu tinggi bisa berujung pada hipertensi atau tekanan darah tinggi. Namun, sebenarnya, efek buruk sodium itu bisa dihambat dengan rutin melakukan olahraga.

Mereka yang rutin berolahraga pada umumnya lebih jarang mengalami sensitivitas pada pola makan tinggi garam. Risikonya 38 persen lebih rendah dibandingkan dengan orang yang tidak berolahraga sama sekali.

Penelitian yang dilakukan tim dari Tulane School of Medicine, Louisiana, AS, mendefinisikan seseorang sebagai sensitif garam jika kadar tekanan darah sistoliknya naik 5 persen atau lebih setelah mengubah pola makannya dari 3.000 mg per hari menjadi tinggi garam (sekitar 18.000 mg sodium per hari).


American Heart Association (AHA) menganjurkan warga AS mengonsumsi sodium tidak lebih dari 1.500 mg per hari.

Data yang dipakai dalam penelitian ini berasal dari data kesehatan 1.906 orang China yang rata-rata berusia 38 tahun.

Selama 7 hari para responden diatur pola makannya dengan konsumsi garam 3.000 mg per hari, kemudian 7 hari berikutnya kadar sodiumnya ditingkatkan menjadi 18.000 mg. Para peneliti mengukur tensi darah mereka 9 kali selama periode studi ini untuk mengetahui tingkat sensitivitas mereka pada garam.

Orang-orang yang tidak pernah berolahraga mengalami kenaikan tekanan darah 5,27 ml Hg. Namun, orang yang rajin berolahraga tensinya naik sekitar 3,88 mm Hg.

Seseorang disebut menderita hipertensi jika tekanan darahnya lebih dari 120 mm Hg/80 mm Hg, menurut standar AHA.

Sumber : myhealthnewsdaily

Selasa, 29 Maret 2011

Kesehatan Untuk Wanita

Wanita harus mengurus suami, anak, orang tua, mertua dan anggota keluarga lainnya. Sebagai seorang wanita yang juga bekerja di kantoran, bosnya juga mengharapkannya untuk fokus pada pekerjaannya. Alhasil wanita lupa akan masalah kesehatan tubuhnya dan banyak mengalami stress di dalam kehidupannya. Wanita seharusnya lebih memerhatikan kesehatannya dan harus aktif dalam hal kesehatan fisik. Wanita harus membuat keputusan yang dapat membantu menjaga kesehatan dirinya dan meningkatkan kualitas hidup.

Berikut ada beberapa tips yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dimana dengan adanya tubuh yang sehat, maka wanita baru dapat mengurus keluarganya dengan baik. Hal pertama dan yang paling utama adalah soal makanan. Konsumsi makanan yang sehat dan benar seperti sayuran dan buah-buahan dapat meningkatkan kualitas kesehatan dan mengurangi resiko kanker. Kegemukan tidak akan membawa keuntungan bagi setiap orang, oleh sebab itu pertahankan berat badan yang ideal baik untuk kesehatan maupun dari sisi kecantikan. Wanita yang kegemukan memiliki resiko diabetes, tekanan darah tinggi dan struk. Berolah raga secara teratur dan diet yang seimbang dengan kesehatan sangat membantu.

MAU DAPAT DUIT ? KLIK DIBAWAH INI






Seorang wanita dewasa seharusnya berolah raga selama 30 menit setiap hari. Hal ini tidak memerlukan biaya, hanya saja membutuhkan komitmen dari individu. Dapat dimulai dari jalan santai, jogging, ataupun sesuatu yang lebih menarik seperti menari dan berenang. Dikarenakan oleh berkehidupan sosial, sebagian wanita adalah perokok. Merokok tidak akan membantu mengurangi stres, malah akan menimbulkan penyakit mematikan seperti kanker, penyakit paru-paru, serta ganguan kehamilan. Oleh karena itu, berhentilah merokok demi kesehatan diri sendiri dan demi keluarga.

Melalukan check-up kesehatan secara rutin akan mengurangi resiko penyakit akut yang sulit diobati, serta membuat hidup kita lebih lega dengan memastikan bahwa tubuh kita dalam keadaan sehat. Check-up rutin berupa pengecekan tekanan darah, kolestrol, diabetes dan kanker kulit, payudara dan rahim. Jika masalah-masalah kesehatan seperti diatas di temukan di tahap awal, maka akan sangat memudahkan proses pengobatan. Jika memungkinkan, dapatkan vaksin untuk berbagai penyakit sebagai pelindung tubuh.

Stress adalah sumber dari berbagai masalah kesehatan seorang wanita. Stress dapat dihadapi dengan baik seperti melakukan aktivitas sosial, berlibur dan banyak berkomunikasi dengan anggota keluarga supaya mereka mengetahui masalah apa yang sedang dihadapi. Sehingga menciptakan hubungan yang baik. (Oleh Iwan)

Senin, 28 Maret 2011

Alasan Tidak Mengkonsumsi Softdrink

Written by Rina Tri Astuti  

Ada beberapa alasan kenapa Sofdrink itu dapat merusak kesehatan kita.Mulai sekarang kita usahakan jangan terlalu sering mengkonsumsi minuman softdrink atau kalau perlu tidak usah mengkonsumsinya sama sekali. Ini ada beberapa point artikel yang menyebutkan betapa berbahayanya minuman sofdrink buat kesehatan :

1. Softdrink menguras air dalam tubuh. Seperti halnya diuretik yang bukannya memberikan air untuk tubuh kita, tapi malah menghabiskannya. Pemrosesan gula tingkat tinggi dalam softdrinks memerlukan sejumlah besar air dalam tubuh kita. Untuk mengganti air ini, orang harus minum 8-12 gelas air untuk setiap gelas yang diminum.

MAU DAPAT DUIT ? KLIK DIBAWAH INI



2. Softdrink tidak pernah meng-hilangkan rasa haus karena Softdrink bukanlah air yang diperlukan oleh tubuh. Dengan tetap tidak memasok air ke dalam tubuh kita terus - menerus akan menyebabkan dehidrasi seluler kronis, sebuah kondisi yang melemahkan tubuh pada tingkat serius. Pada gilirannya akan menyebabkan melemahnya sistem kekebalan dan menimbulkan berbagai penyakit.

3. Tingkat kandungan fosfat yang tinggi dalam softdrinks dapat menghancurkan mineral penting dalam tubuh. Softdrink terbuat dari air murni yang juga dapat menghancurkan mineral penting dalam tubuh. Kekurangan mineral yang serius dapat menyebabkan penyakit jantung ( kekurangan magnesium), osteoporosis ( kekurangan kalsium ) dan banyak lagi. Sebagian besar vitamin tidak berfungsi di dalam tubuh tanpa adanya mineral.

4. Softdrink dapat membersihkan karat pada bumper mobil atau benda benda logam lainnya. Bayangkan apa yang akan terjadi pada fungsi pencernaan dan organ tubuh lainnya.

5. Jumlah gula yang tinggi dalam softdrinks menyebabkan pankreas memproduksi insulin dalam jumlah besar, yang mengakibatkan “benturan gula”, Kelebihan dan kekurangan gula dalam insulin dapat menyebabkan diabetes dan penyakit yang terkait dengan ketidakseimbangan dalam tubuh. Keadaan ini dapat mengganggu pertumbuhan anak sehingga dapat menyebabkan masalah kesehatan seumur hidup.

6. Softdrinks sangat mempengaruhi pencernaan. Kafein dan jumlah gula yang tinggi dapat menghentikan proses pencernaan. Ini artinya metabolisme dalam tubuh bisa terhambat. Softdrink bila diminum bersamaan dengan kentang goreng akan membutuhkan waktu berminggu minggu untuk di cernakan.

7. Softdrink mengandung aspartame, yang di hubungkan dengan depresi, insomnia, penyakit saraf dan banyak penyakit lainnya. Di Amerika, FDA telah menerima lebih dad 10400 keluhan konsumen terhadap aspartame.

8. Softdrink: bersifat sangat asam, sehingga dapat menembus garis sambung pada kaleng alumunium dan dapat melumerkan kaleng tersebut bila disimpan terlalu lama. Pasien penderita alzheimer yang telah diotopsi semuanya memiliki kadar aluminium yang sangat tinggi dalam otaknya. Logam berat dalam tubuh dapat menyebabkan gangguan syaraf dan penyakit lainnya.

9. Softdrink bersifat sangat asam, tubuh manusia secara alamiah memiliki pH 7,0. Softdrink memiliki pH 2,5, artinya anda memasukkan sesuatu yang ratusan ribu kali lebih asam ke dalam tubuh anda. Penyakit berkembang dalam lingkungan asam. Softdrink akan mengendapkan limbah asam dalam tubuh yang menumpuk dalam sendi dan di sekitar organ tubuh. Contohnya, pH tubuh penderita kanker atau randang sendi selalu rendah. Semakin parah penyakit seseorang, semakin rendah pH tubuhnya.

10. Jangan pernah berpikir untuk meneguk Softdrink saat anda terkena demam atau flu, Softdrink akan mempersulit tubuh melawan penyakit tersebut.


Sumber : berita-aneh.blogspot.com

Sehat dan Bugar dengan Vitamin E

Written by Adek Ratna Jameela  
Selama ini kita hanya mengenal kegunaan Vitamin E sebagai anti oksidan, vitamin kecantikan dan kesuburan. Padahal kira-kira lima dekade yang lalu, dua dokter dari Kanada telah menemukan bahwa suplemen Vitamin E alami dapat membantu mengatasi penyakit jantung. Saat ini, bahkan ternyata bukan hanya penyakit jantung saja, tapi juga penyakit-penyakit lain seperti kanker dan Alzheimer disarankan untuk mengkonsumsi antioksidan “ajaib” ini setiap harinya. Apa saja sih sebenarnya keuntungan mengkonsumsi vitamin E secara rutin?
Mencegah Pembengkakan di Pembuluh Darah

Suatu studi di Inggris terhadap 2.000 orang pasien yang didiagnosa memiliki penyakit jantung, telah menemukan bahwa konsumsi 400 IU atau 800 IU vitamin E alami perhari selama 18 bulan mampu mengurangi insiden serangan jantung sampai dengan 77%! Setelah diteliti, ternyata vitamin E bukan hanya bekerja sebagai antioksidan saja, namun juga memiliki daya anti-inflamasi (anti pembengkakan). Saat ini para ahli sains memang telah mengklasifikasikan penyakit jantung sebagai suatu kondisi inflamasi (adanya pembengkakan di pembuluh-pembuluh darah di jantung).

MAU DAPAT DUIT ? KLIK DIBAWAH INI



Inflamasi adalah hasil dari respon system imun apabila terjadi infeksi pada tubuh. Jika ada infeksi, system imun akan mengkoordinir sel-sel darah putih untuk “berkumpul” dan menyerang infeksi tersebut. Pada kasus gangguan jantung, yang dianggap sebagai “infeksi” adalah LDL, yang kita kenal sebagai kolesterol jahat. Sebetulnya LDL berfungsi untuk menyalurkan nutrisi-nutrisi larut lemak seperti vitamin E dan beta karoten ke seluruh tubuh.

Namun apabila tubuh kekurangan antioksidan, LDL akan ditimbuni oleh radikal-radikal bebas, akibatnya LDL-nya juga bersifat radikal bebas. Dan LDL+radikal bebas inilah yang “dibaca” system imun sebagai infeksi, dan kemudian diserang oleh sel-sel darah putih, dan reaksi imun-lah yang menyebabkan LDL yang telah diserang oleh sel-sel darah putih tersebut kemudian ditumpuk di dinding-dinding arteri.

Sejauh ini memang tidak ada bukti bahwa mengkonsumsi teh tidak baik untuk kesehatan. Memang ada penelitian yang menyebutkan bahwa teh mengurangi kemampuan tubuh untuk menyerap zat besi dari makanan. Ini berarti, orang yang beresiko menderita anemia harus menghindari minum teh sekitar jam makan.

Salah satu zat pencetus inflamasi dalam tubuh adalah CRP atau C-Reactive-Protein yang membantu menjaga respon imun. Tingginya kadar CRP dalam darah dapat menjadi indikasi adanya inflamasi serius dalam tubuh. Para peneliti di Harvard Medical School bahkan menemukan bahwa CRP adalah penanda terkuat – dibandingkan dengan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah – untuk memberi petunjuk bahwa tubuh mengalami gangguan jantung.

Penelitian di University of Otago, New Zealand, menunjukkan bahwa pasien yang mengkonsumsi vitamin E alamiah 800 IU perhari dapat menurunkan kadar CRP darah sampai dengan 50%. Sehingga dari penelitian-penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, selain vitamin E dapat menjadi antioksidan untuk mencegah LDL memiliki sifat radikal bebas, juga dapat mencegah terjadinya penumpukan kolesterol di dinding pembuluh darah yang dapat memicu terjadinya gangguan jantung.

Meringankan Rheumatoid Arthritis

Keuntungan lain dari sifat vitamin E sebagai anti-inflamasi adalah efeknya pada penyakit Rheumatoid Arthritis (RA). RA di Indonesia biasa dikenal dengan demam rematik. RA adalah suatu penyakit auto-imun, yaitu system imun mengenali suatu zat yang sebetulnya ada di dalam tubuh sebagai zat asing, dan kemudian menyerangnya lewat reaksi imun. Manifestasinya adalah pembengkakan terutama di persendian.

Para dokter dari Mesir menguji para pasiennya dengan membagi mereka menjadi 3 kelompok dengan pengobatan berbeda, yang pertama dengan obat anti-arthritis, kedua gabungan obat anti arthritis dengan antioksidan suplemen dosis rendah, dan yang ketiga gabungan obat anti arthritis dengan vitamin E 600 IU tiga kali sehari. Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok yang menggunakan pengobatan konvensional (obat saja) tidak menunjukkan perkembangan yang berarti, sedangkan kelompok yang menggunakan kombinasi obat dengan antioksidan (kelompok dua dan tiga) menunjukkan penurunan gejala yang signifikan setelah sebulan pengobatan.

Anti Alergi

Vitamin E juga bisa membantu alergi respiratori, yaitu alergi yang memiliki manifestasi ke system pernapasan seperti napas sesak atau asma. Riset yang dilakukan oleh University of Nottingham menunjukkan bahwa adanya hubungan antara penurunan kadar immunoglobulin E (IgE) dalam darah yang menjadi senyawa penanda dalam reaksi alergi dengan konsumsi Vitamin E dosis tinggi.

Asma pada Anak-anak

Suatu studi di UK menyarankan bahwa konsumsi Vitamin E pada saat kehamilan dapat mengurangi risiko asma pada bayi. Suatu studi menemukan bahwa riwayat kesehatan keluarga (adanya keturunan asma/tidak) dan orang tua yang merokok adalah dua faktor yang meningkatkan resiko anak terserang asma, dan tingginya konsumsi vitamin E dapat menurunkan resiko tersebut. Hubungan vitamin E dengan rendahnya resiko asma mengindikasikan bahwa asupan makanan pada ibu hamil dapat mempengaruhi system imun sang bayi.

Pilih yang Natural

Apabila Anda ingin mengkonsumsi vitamin E, usahakan untuk memilih vitamin E dalam bentuk alamiah, yaitu d-alpha-tocopherol, karena bentuk ini memiliki efektivitas daya serap tubuh dua kali dibanding dengan bentuk sintetiknya (ditulis dengan awalan ‘dl’). Dosis efektif minimum dari vitamin E adalah 200 IU perhari, dan dosis 400 IU sampai 800 IU akan lebih efektif lagi, tapi lebih dari itu Anda harus berkonsultasi dulu ke dokter. Untuk hasil yang lebih maksimal, banyak-banyaklah mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin E, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, wheat germ dan beras tumbuk kasar.