Tampilkan postingan dengan label Gaya dan Hoby. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gaya dan Hoby. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 September 2010

Menyiasati Gaya Bagi yang Berambut Tipis

Rambut adalah mahkota baik bagi pria maupun wanita yang bisa membuat seseorang tampil lebih percaya diri. Namun bagaimana jika rambut mulai menipis dan kehilangan daya tariknya? Berikut tips dan triknya agar Anda tidak mati gaya.

Berikan sentuhan warna semi permanen
Pengonsumsian obat tertentu acapkali membuat rambut melemah, rentan rusak dan rontok. Gunakan pewarna semi permanen bila perlu konsultasikan warna pilihan dengan ahli rambut guna mendapatkan tampilan rambut segar dan lebih bervolume dengan hasil maksimal. Anda tidak perlu khawatir pewarna mengakibatkan kerusakan rambut asalkan dilakukan dengan perawatan baik, mahkota Anda tampak lebih sehat dan bergaya.

Gunakan produk pengembang
Rambut tipis seringkali membuat tampilan wajah seseorang “kering”, untuk menyiasatinya gunakan produk pengembang rambut pilihan seperti Mousse. Produk ini lebih aman dibanding produk lain yang mengandung parafin atau beeswax. Jika rambut Anda basah, keringkan sejenak dengan handuk atau hair dryer. Kemudian oleskan Mousse pada rambut dan gunakan sisir guna membuat tatanan rambut mengembang. Berikan sentuhan akhir dengan sedikit menyemprotkan hair spray agar model rambut favorit Anda bertahan lama.

Keramas
Biasakan keramas ketika rambut dalam kondisi kotor saja guna memberikan perlindungan bagi mahkota Anda dari zat kimia yang bisa mengakibatkan rambut patah. Jangan lupa pilihlah sampo dan kondisioner pengembang yang tepat dan hindari bergonta-ganti produk sampo dengan begitu rambut Anda terhindar dari stress.

Memilih gaya rambut
Pastikan gaya rambut bisa memaksimalkan penampilan Anda. Biasanya rambut tipis disiasati dengan rambut potongan pendek, namun Anda juga bisa memberikan tambahan sedikit gaya bergelombang atau keriting atau menambahkan layer paling pendek di bagian luar rambut. Potongan seperti ini bisa mengangkat serta memberikan volume pada rambut. Hindari memiliki rambut panjang, karena gaya ini hanya akan memberikan beban pada rambut dan membuat mahkota Anda terlihat semakin tipis.

Lakukan Penggelombangan Rambut
Jika masih ingin mempertahankan rambut panjang, Anda bisa memberikan sentuhan gelombang pada rambut dengan gaya halus dan tipis sehingga terlihat lebih berisi. Namun pastikan rambut Anda dalam kondisi sehat, tidak kering atau rapuh. Untuk mengantisipasi zat kimia yang merusak serta memperoleh hasil yang maksimal, pastikan proses penggelombangan rambut dilakukan oleh perias profesional.(sumber : preventionindonesia.com)

Awet Muda dengan Senam Aerobik

Siapa yang tidak ingin awet muda? Setiap orang pasti menginginkan tetap kelihatan muda meski umur boleh tua. Dengan berbagai macam cara pasti akan mereka lakukan agar kelihatan muda, bahkan untuk awet muda. Salah satu cara yang praktis, mudah dilakukan, biaya terjangkau adalah dengan senam aerobik. Selain membuat kita awet muda, manfaat dari aerobik bagi tubuh kita sangat banyak, yakni menjaga stamina tubuh kita, kebugaran tubuh , mengencangkan otot-otot tubuh/membentuk tubuh menjadi kelihatan indah, melancarkan peredaran darah serta mengurangi kelebihan lemak dalam tubuh. Sealain itu dengan aerobic juga memilki manfaat lain seperti dapat menyegarkan pikiran, selalu berpikir positif dan murah senyum, dan bahkan sebagai proses sosialisasi (menambah relasi).

Saat ini aerobik sudah menjadi hobi bagi kaum wanita di semua usia. Hal itu terbukti dari munculnya sanggar-sanggar senam aerobic di berbagai kota, termasuk di kota Sragen. Senam Aerobik itu sendiri menghabiskan waktu kurang lebih satu jam yang terdiri dari 3 tahap , yakni pertama pemanasan, inti, dan pendinginan.

Ketiga tahap itu telah menjadi peraturan tetap dalam aerobic. Dimulai pemanasan, kemudian 30 menit pertama masuk tahap inti pertama, dan istirahat selama 5 menit kemudian dilanjutkan tahap inti kedua yang meliputi Body Language guna pembentukan tubuh dan Kegel yang berguna melatih oto-otot kegel (otot perut, otot rahim, otot pinggul bawah, dan pantat) dan diakhiri dengan pendinginan. Sedangkan gerakan-gerakan aerobik dimulai dari atas (kepala, leher, bahu pinggang, pinggul, paha lutut, telapak kaki) dan sebaliknya jika mau melanjutkan dari bawah, diurutkan dari bawah ke atas.

Seperti yang diungkapkan oleh Tina Nugroho (44), seorang ibu rumah tangga yang juga instruktur senam aerobik di Sragen ini telah menekuni aerobik sejak tahun 1991. Pertama tertarik aerobik adalah untuk menjaga kesehatannya karena sering sakit-sakitan. Setelah mencoba, wanita paroh baya yang awet muda ini mengaku jatuh cinta pada aerobik. Selain penyakitnya berangsur-angsur sembuh, ibu dari dua anak ini juga merasakan bahwa tubuhnya terasa kencang, wajahnya bersinar, dan juga tidak cepat loyo karena peredaran darahnya lancar.

”Asal dilakukan rutin, aerobik mempunyai manfaat yang nyata bagi tubuh kita, anggapan bahwa aerobik membuat tubuh kita menjadi melar setelah aerobik dihentikan itu kurang tepat”, katanya. Yang menjadi penyebab tubuh kita menjadi melar adalah pola makan kita yang tidak tepat , dan jika aerobik dihentikan itu membuat peredaran darah kita menjadi kurang lancar. Peredaran darah yang tidak lancar dapat mempengaruhi metabolisme tubuh kita, sehingga pencernaan dalam tubuh kita terganggu, tambah instruktur yang tergabung dalam FOMI (Federasi Olah Raga Masyarakat Indonesia) Sragen ini.

Senam aerobic nampaknya sudah membudaya di Sragen, setiap sore sampai malam tampak ibu-ibu dan remaja putri memakai pakaian aerobik memenuhi sanggar-sanggar senam di Sragen sepert Galaxi, Latina, Satura, Rumah Makan Endang. Mereka tampak antusias melakukan gerakan-gerakan aerobik kreasi instrukturnya yang diselaraskan dengan musik yang rancak. Masyarakat yang tidak tergabung disanggar senam dapat mengikuti senam aerobik di alun-alun sasono langen putro setiap hari minggu pagi.

Selain melatih aerobic diberbagai sanggar, para instruktur aerobik itu juga melayani para ibu-ibu yang ingin berlatih aerobik secara privat. Seperti yang dilakukan Santi (30)seorang ibu yang telah lama mengikuti aerobik secara privat karena ketagihan dengan olah raga ini. Pada mulanya ia mengikuti aerobik karena menderita gangguan ginjal. Setelah dua bulan, ibu ini merasakan kesehatannya berangsur-sangsur menjadi baik sehingga ia tidak ragu-ragu lagi untuk mengorbankan waktunya di pagi hari (jam 10.00-11.00 WIB) mengikuti aerobik di rumah instruktur.

Bagi remaja putri yang bermasalah dengan bentuk tubuhnya, aerobik bisa membentuk tubuh menjadi kencang dan indah. Jadi tunggu apa lagi, datang aja ke sanggar-sanggar aerobic terdekat untuk mengatasi masalah kesehatan anda dan jadikan aerobik sebagai hobi yang sangat bermanfaat bagi kita. (Ryan / dyh)

Cantik dan Modis dengan Jilbab

Memilih untuk berkerudung atau berjilbab saat ini bukan tidak mungkin anda akan dapat tampil lebih modis dan menarik. Dengan pakaian muslimah, anda bisa tetap terlihat fashionable.

Jangan terpatok pada satu gaya berkerudung yang membuat penampilan anda terlihat monoton. Cobalah berbagai jenis jilbab yang beraneka ragam di pasaran saat ini. Tentunya anda harus selektif juga dalam memilih model serta bahan yang nyaman. Dengan pemilihan jenis,warna serta bahan yang sesuai, anda akan telihat lebih memukau dengan pakaian muslimah. Yang jelas fungsinya harus tetap memenuhi kriteria jilbab muslimah / kerudung yaitu untuk menutup aurat dalam hal ini seluruh rambut,telinga hingga leher dan pundak.


MAU DAPAT DUIT ? KLIK DIBAWAH INI


Jilbab beraneka ragam model dan bahan saat ini. Ada kerudung segi empat, kerudung instan yang akrab dikenal dengan nama bergo, pashmina, scarf ataupun scarf yang sudah bermodel tersendiri dan tinggal dibentuk sesuai keinginan.
Ada kerudung yang bermodel bahan berenda dan ada pula yang berjenis ciput (bagian depan menyerupai topi cap). Jika anda memilih model ciput, keuntungannya adalah kerudung yang Anda kenakan, akan terlihat lebih rapi membingkai wajah. Agar penampilan anda sebagai wanita muslimah tetap telihat trendi dan gaya dengan jilbab, perhatikan beberapa panduan di bawah ini.

WAJAH
Kerudung membuat frame wajah menyempit karena rambut yang tadinya jadi penyeimbang wajah kini tak ada lagi. Siasati dengan pemilihan warna kerudung berwarna polos, seperti hitam, coklat, atau putih. Untuk gaya riasan, hindari membentuk alis dengan garis yang tegas dan tebal karena cara ini justru bisa ‘mempersempit’ wajah. Gaya berkerudung juga harus diseusaikan dengan bentuk wajah.

Untuk anda yang memiliki bentuk wajah bulat , kotak dan oval gaya berkerudung yang cocok yaitu yang dikaitkan di bawah dagu. Gunakan scarf bujur sangkar dengan terlebih dahulu melipatnya hingga membentuk segiriga sama sisi dengan bagian luar lebih besar 10cm, gunanya agar tepi scarf tdk terlihat balapan. Letakkan scarf diatas ciput dengan simetris lalu pertemukan kedua sisinya di bawah dagu, kaitkan dengan peniti kecil (Jilbab Modern). Anda bisa menambah bandana , hiasan dengan scarf lain atau bros untuk penampilan yang lebih menarik.

Sementara bagi anda yang bermuka segitiga, panjang maupun oval gaya kerudung yang cocok adalah kerudung bertemu di balik tengkuk. cara memakainya, scarf diletakkan diatas ciput dengan simetris, lalu tarik ujung kiri kananya ke belakang tengkuk dan ikatkan. Ambil sisa salah satu ujung scarf yang telah terikat, tarik ke arah depan dan silangkan di depan leher. Tambatkan ke tepi scarf yang berada di bawah kuping dengan menggunakan jarum pentul. Kedua gaya berkerudung ini menjadi pola kerudung dasar. Anda dapt memodifikasi gaya anda dengan menambah scarf yang di lilit dengan gaya yang cantik.

RAMBUT
Rambut yang terus-menerus ditutupi kerudung biasanya jadi mudah rontok dan gampang berminyak akibat sirkulasi udara di kulit kepala kurang lancar. Untuk mengatasinya, Anda perlu memberi perhatian terhadap perawatannya. Biasakanlah untuk mencuci rambut anda setiap hari dengan shampo yang ringan lalu berikan conditioner di bagian ujung rambut serta tonik untuk mencegah kerontokan. Seringlah meangin-anginkan kulit kepala jika dirumah . Lakukan perawatan di salon minimal seminggu sekali untuk hasil lebih baik.

BUSANA
Seiring banyaknya pengguna fashion muslim, kini tak sulit lagi mencari busana yang modern dan trendy, bahkan mengikuti tren. Pilih busana dengan warna senada dengan kerudung anda. Untuk pakaian formal atau semi formal, padu padan bisa dilakukan seorang muslimah. Tinggal pilih yang sesuai kaidah. Untuk ke kantor bisa dikenakan sebagai fashion muslimah misalnya rok panjang, kerah menutup leher, dan sebagainya. Pilih warna kerudung yang senada. Jangan ragu untuk bereksperimen dengan beragam vest, cropped jacket, serta aksesori.

AKSESORI
Agar penampilan lebih atraktif, ada aksesori yang dapat dilekatkan pada kerudung yang Anda kenakan. Sebut saja sequined bandana, yaitu bandana mungil yang tampil unik dengan hiasan manik dan payet atau ornamen yang dibentuk menyerupai bunga dan diberi pemanis berupa bebatuan mengkilat.

Atau jika ingin tampil elegan, Anda dapat memilih menyematkan bros di bergo atau kerudung. Namun jangan salah, bukan hanya bros atau bandana yang bisa diaplikasikan pada kerudung, gelang, dan kalung juga bisa dikenakan pada kerudung yang akan semakin membuat penampilan berkerudung lebih anggun. Yang jelas, harus tetap sesuai dengan kaidah jilbab itu sendiri yang bersifat menutup aurat. Jangan ragu mencoba berbagai model kerudung agar penampilan anda terlihat selalu modis dan trendy. Dengan jilbab andapun bisa tampil memukau di setiap kesempatan.(Ryan)

Rabu, 22 September 2010

Pendampingan Orang Tua Sangat Diperlukan

Perkembangan teknologi ternyata juga harus diimbangi para orang tua untuk lebih ketat dalam melakukan pendampingan bagi anak mereka, untuk memanfaatkannya secara lebih sehat.

Dari sebuah riset teranyar yang dilakukan oleh lembaga riset Pollab, para orang tua ternyata harus mengawasi lebih dekat aktivitas online buah hati mereka. Studi itu mengungkapkan bahwa 62 persen (sekitar dua pertiga) dari 1.020 orang tua yang menjadi responden, mengatakan bahwa mereka tak begitu tahu kontak-kontak anak mereka di dunia maya.

Sementara 50 persen dari orang tua juga mengaku tak bisa menyebutkan siapa saja orang-orang yang diajak chatting oleh anak-anak mereka. Riset lain yang dilakukan oleh Virtual Parenting Report, ternyata juga menemukan ketidakcocokan antara standar keamanan di dunia nyata yang diajarkan oleh para orang tua, dengan toleransi yang orang tua terapkan kepada anak-anak mereka di dunia maya.

Bila dalam dunia nyata, anak-anak selalu diwanti-wanti untuk tidak berbicara dengan orang asing, sementara di dunia maya, hanya 33 persen orang tua yang mengaku selalu waspada dengan orang-orang yang berkawan dengan anak mereka di internet. Artinya, semua orang asing dari berbagai usia bisa berinteraksi dengan anak-anak mereka tanpa penghalang. Padahal biasanya orang-orang asing itu juga menyembunyikan identitas mereka.

Selain itu, 68 persen dari orang tua juga mengaku tak tahu apa saja yang didiskusikan oleh anak-anak mereka dengan teman-temannya lewat internet. Sementara 43 persen orang tua mengatakan mereka hanya sedikit tahu, atau bahkan tidak tahu sama sekali foto dan identitas pribadi anak mereka yang dipublikasikan oleh anak mereka.

Seperti dilansir dari situs FemaleFirst, akses anak-anak terhadap internet bisa memicu beberapa masalah tambahan bagi anak-anak. Pasalnya lebih dari sepertiga (35 persen) anak-anak mengakses internet dari komputer dan laptop pribadi mereka. Selebihnya, 12 persen dari anak-anak mengakses internet dari konsol game mereka, dan 4 persen lagi melalui ponsel pribadi.

Bahkan banyak anak yang masih berusia sembilan tahun, sudah bisa mendapat akses internet tanpa perlu otorisasi dari orang tua mereka. Padahal, anak-anak seusia tersebut sangat rawan menjadi target para ‘predator online’, bila tak mendapat bimbingan dari orang tua.

Oleh karenanya, para orang tua diharapkan tak melepas anak-anak mereka begitu saja dan selalu mendampingi mereka untuk memberi pengarahan terbaik dalam beraktivitas secara online.(Ryan)

Sate Kuda Penambah Stamina

“Sate Kuda” kedengarannya memang belum begitu lazim. Tapi masakan yang satu ini memang lumayan banyak yang mengonsumsinya. Bahkan keberadaannya kerapkali dikaitkan dengan mitos-mitos makanan penambah stamina. Tak mengherankan bila keberadaannya selalu diburu oleh banyak orang.

Kuda merupakan lambang kekuatan. Jangan heran jika gambar kuda sering diabadikan sebagai logo obat kuat. Bahkan, ada juga mitos yang menceritakan kehebatan Patih Gajah Mada berasal dari kegemarannya menyantap daging kuda saban hari.

Salah satu penjaja sate kuda di Kota Sragen adalah Warung Makan Sate Kuda Mbak Yuni yang berada di Kios Renteng sebelah selatan alun-alun.. Warung sederhana yang dikelola oleh Mbak Yuni ini, tiap harinya selalu menyediakan berporsi-porsi sate kuda dan aneka masakan dari binatang kuda.

Menurut Yuni, para pembeli sate kuda ini merupakan konsumen khusus. Tidak semua orang suka dengan sate kuda. Selain jenis makanan seperti ini belum familier, kebanyakan yang mencari masakan ini adalah orang-orang yang percaya pada khasiat khasiat daging kuda. Selebihnya, adalah orang-orang yang penasaran dan orang-orang yang memang telah biasa mengonsumsinya.

’’Daging kuda itu memiliki banyak khasiat, salah satunya adalah untuk menambah stamina dan gairah. Di luar itu, bisa juga untuk membantu mengatasi risiko asam urat, rematik, kencing manis, asma sampai gatal eksim. Karena kuda termasuk binatang yang suka bergerak, kolesterolnya pun menjadi sangat rendah,’’urai Yuni mengenai khasiat dari masakan yang diolahnya.

Dari sisi bentuk, masakan sate kuda memang tak jauh berbeda dengan sate-sate lainnya. Bentuk sajiannya juga sama, yakni dicelupkan dengan larutan kecap yang telah dilengkapi dengan berbagai macam lalapan. Yang sedikit berbeda barangkali hanya masalah rasa. Daging kuda memiliki rasa agak manis dibanding daging-daging lainnya.

Untuk mendapatkan daging kuda, Yuni mengaku tidak bisa memerolehnya di Sragen. Setiap tiga hari sekali dia harus pergi ke Desa Segarayasa Pleret Bantul Yogyakarta, karena di sanalah daging-daging kuda terbaik tersedia. Dari segi penjualan, perharinya Yuni bisa menghabiskan lima kg daging kuda.

Daging kuda untuk sate tidak bisa sembarangan. Harus daging has dalam. Bagian tersebut, menurut Yuni, adalah bagian terempuk dari keseluruhan daging kuda. “Kalau daging sapi, biasanya ada di bagian lulur dalam,” ujarnya.

Selain sate daging kuda, Yuni juga menyuguhkan sate zakar kuda. Namun, untuk mendapatkannya, pembeli harus memesan terlebih dulu. Satu zakar kuda bisa menjadi beberapa tusuk sate. “Cukup mahal harganya karena harga zakar mentahan mencapai Rp 70.000,” ujarnya. Proses memasaknya juga lebih sulit karena bisa menghabiskan dua liter minyak tanah agar daging lebih empuk.

Tapi perlu dicatat, di balik beragam khasiat sate kuda ini ternyata kadang ada juga efek sampingnya yaitu bisa menyebabkan darah tinggi. Meskipun bisa saja efek ini tidak terjadi pada semua orang. (N.Hart)

BATIK SOGAN, Peminatnya tak Kenal Jaman

SEPINTAS, batik yang diproduksi di Rumah Produksi Batik milik Harso Suwito Harno itu terlihat sama dengan batik-batik lainnya. Namun jika ditelusuri proses pembuatannya, barulah ditemukan perbedaan yang sangat mendasar. Batik tersebut ternyata dibuat dengan menggunakan pewarna alami.

Saat di jumpai di rumahnya di Desa Pilang Kecamatan Masaran, dia menceritakan, bahan pewarna yang dia gunakan berasal dari bahan-bahan alami. Antara lain kulit dan kayu pepohonan, mulai dari pohon secang, tingi, jambal dan tegeran. Pohon-pohon ini biasanya tumbuh di pulau Kalimantan.

Sudah puluhan tahun ia menekuni pembuatan batik yang menggunakan pewarna alam. Selama puluhan tahun itu pula, tak pernah ia sepi dari peminat batik. Golongan menengah keatas segmen yang dibidiknya.

Batik Sogan

Batik yang menggunakan pewarna alami ini biasanya di sebut Batik Sogan. Batik ini merupakan cikal bakalnya kain batik. Nuansanya klasik dengan warna dominan variasi dari warna coklat. Dinamakan batik sogan karena pada awal mulanya, proses pewarnaan batik ini  menggunakan pewarna alami yang diambil dari batang kayu pohon soga tinggi. Penggunaan pewarna alami ini menyebabkan warna batik terasa lebih sejuk. Itu sebabnya, batik warna alami lebih diminati wisatawan mancanegara daripada batik dengan pewarna sintetis.

Batik Sogan merupakan jenis batik yang identik dengan daerah keraton Jawa yaitu Yogyakarta dan Solo, motifnya pun biasanya mengikuti pakem motif-motif klasik keraton. Sogan Yogya dan Solo juga dapat dibedakan dari warnanya. Biasanya sogan Yogya dominan berwarna coklat tua-kehitaman dan putih, sedangkan sogan Solo berwarna coklat-oranye dan coklat.

Batik sogan yang klasik ini memang selalu banyak peminatnya dan langgeng tanpa mengenal jaman, selalu ada pecinta jenis batik ini, meski sekarang ini banyak motif batik modern.

Lebih Sulit Pengerjaanya

Jika batik yang menggunakan pewarna kimia, proses pewarnaanya paling lama hanya membutuhkan waktu satu minggu. Batik Sogan bisa membutuhkan hingga waktu lebih dari satu bulan untuk proses pewarnaanya. Batik yang menggunakan pewarna kimia, pada proses pewarnaanya hanya membutuhkan satu kali celupan pada cairan pewarna. Namun berbeda dengan batik sogan yang membutuhkan hingga 30 kali celupan pada air pewarna alaminya. Satu kali celupan prosesnya membutuhkan waktu satu hari, jadi total 30 kali celupan membutuhkan waktu hingga 30 hari. Lama dan sulit itulah yang membuat perajin batin sogan kian jarang ditemui.

Lelaki setengah baya yang biasa di panggil Harno ini menjelaskan, pertama kayu dan kulit pohon tinggi, jambal dan teger di cacah-cacah menjadi ukuran yang kecil, menyerupai tatal kayu. Tatal kayu ini kemudian direbus dengan air hingga sepuluh atau duabelas jam lamanya. Kemudian air hasil rebusan di saring. Air inilah yang digunakan untuk mewarnai kain batik.

Kain batik yang akan diwarnai kemudian di rendam didalam cairan pewarna alami tersebut selama satu malam. Paginya kain ditiriskan, dan airnya ditampung kembali ke dalam kolah tempat cairan pewarna alami tersebut. Setelah empat jam ditiriskan, kain kemudian di jemur ditempat teduh, tidak bersentuhan langsung dengan sinar matahari. Penjemuran ini berlangsung hinga sore hari dan kain siap direndam semalaman lagi. Proses perendaman ini berlangsung hingga 30 kali atau 30 malam secara berulang-ulang, Rendam, tiriskan jemur begitu seterusnya hingga 30 hari lamanya.

Lama dan sulit dalam pembuatannya membuat batik sogan berharga lebih mahal bila dibandingkan dengan batik yang menggunakan pewarna kimia.  Biasanya harganya dua hingga tiga kali lipatnya. Meski begitu, batik sogan tetap mempunyai banyak kelebihan bila dibandingkan dengan batik pewarna kimia.

Warna Lebih Ekslusif

Berbeda dengan batik yang menggunakan pewarna kimia, batik yang diproduksi dengan pewarna alami akan sulit  dicari kembaranya. Keunikannya yang sulit untuk menciptakan warna yang sama meski dalam waktu pewarnaan yang bersamaan, memberi kesan eklusif tersendiri bagi batik sogan. Kain yang satu dengan kain yang lainnya meski dalam satu waktu pengerjaan yang bersamaan hasilnya pasti ada bedanya. Namun justru karena itu, hasil karya ini lebih disukai bagi pemakai batik yang berselera tinggi.

Kombinasi warna batik sogan tidak terlalu jauh dari warna coklat. Kombinasi warnanya biasanya coklat muda, coklat tua, coklat kekuningan, coklat kehitaman dan coklat kemerahan. ’’Kayu secang menimbulkan warna kemerahan. Kayu tingi kehijauan. Kayu jambal hitam kecoklatan, dan sebagainya. kalau dicampur akan memunculkan warna lain” jelas Harno.

Ramah Lingkungan

Yang pasti, karena berasal dari bahan-bahan alami, limbah yang dihasilkan sangat ramah lingkungan. Pewarna alami sangat akrab dengan lingkungan, jadi meski limbah sisa pewarna alami ini di buang ke selokan, di tanah, atau bahkan di sawah secara langsung, tidak akan menimbulkan polusi.

“Karena berasal dari alam, dengan sendirinya zat-zat yang terkandung dalam pewarna alami dapat mudah terurai. Berbeda dengan pewarna tekstil sintetis yang sulit terurai di alam,” jelas Harno.

Tahan Puluhan Tahun

Batik yang dicelup menggunakan pewarna alami memang lebih cepat pudar dibanding dengan menggunakan pewarna kimiawi, karena batik dengan pewarna alami tidak mengalami proses fiksasi (penguncian warna) yang maksimal. Seberapa tahan warna itu pudar ? Harno menjelaskan ’’Kalau perawatannya benar, bisa tahan puluhan tahun. Asalkan dicuci dengan sabun lerak, dijamin warna akan tetap muncul, bahkan semakin bagus, jelasnya.

Cirikhas Batik Sogan

Bila dilihat sekilas, batik yang menggunakan pewarna kimia dengan batik sogan memang hampir sama. Namun bila diamati lebih teliti, ada perbedaan di kedua jenis batik ini. Pada batik sogan, pola pada warna terang atau warna coklat terang tidak akan bisa terlihat bersih polos, melainkan akan terlihat seperti ada serat-serat warna coklat. Inilah cirikhas yang tak bisa ditemui pada batik yang menggunakan warna kimia.

Cara Merawat Batik Sogan

Harno menjelaskan, kain batik dengan pewarnaan alami membutuhkan penanganan khusus dibanding kain batik biasa. Untuk mencuci kain batik sebaiknya dengan menggunakan lerak. Jangan pernah sekali-kali mencucinya dengan mesin cuci. Sewaktu menjemur sebaiknya jangan di bawah sinar matahari secara langsung, lebih baik menjemurnya dalam keadaan terbalik. Bila ingin memberi pewangi dan pelembut kain pada batik tulis, jangan disemprotkan langsung pada kainnya. Sebelumnya, tutupi dulu kain dengan kain pelapis lainnya lebih baik yang berwarna muda/polos, baru semprotkan cairan pewangi dan pelembut kain.

Sewaktu menyeterika, sebaiknya dilapisi dengan kain. Jangan menyeterika langsung di atas kain batik, karena bisa mempengaruhi motif dan warnanya. Sebaiknya juga tidak menyemprotkan parfum atau minyak wangi langsung ke kain atau pakaian berbahan batik berpewarna alami.

Perajin Batik Soga Kian Jarang

Karena faktor kesulitan dan waktu proses pengerjaan yang lama, kini perajin batik sogan kian jarang ditemui. Harno merupakan salah satu dari delapan puluh lebih perajin batik di desa pilang yang masih setia membuat batik sogan. Perajin lainnya lebih memilih menggunakan pewarna kimia. Selain mudah dalam pengerjaannya, produksi batik dengan menggunakan pewarna kimia ongkos produksinya lebih irit. Meskipun rekan-rekan seprofesinya telah jarang yang membuat batik sogan yang memakai pewarna alami, Harno akan tetap setia menekuni pembuatan batik sogan. (N. Hart)

Coklat, Baik atau Buruk Bagi Kesehatan

Kebiasan makan coklat, baik atau buruk bagi kesehatan kita?  Di satu sisi coklat dianggap baik kesehatan sementara di sisi lain coklat justru menjadi ancaman serius pada kesehatan.

Tapi sebuah studi terbaru justru menguatkan aspek positif menyantap coklat yang justru bisa menurunkan risiko stroke. semenatara studi lainnya justru menyebutkan coklat olahan berpotensi mengganggu kesehatan tubuh.

Koleksi uang kuno mendatangkan keuntungan

Banyak kegiatan positip yang bisa dijadikan hobi. Bila ditekuni akan mendatangkan kepuasan dan keuntungan. Salah satunya hobi numismatika atau hobi mengkoleksi uang kuno. Dunia numismatika tidak hanya memberikan keasyikan tersendiri bagi kolektornya, tapi juga menjanjikan keuntungan materiil yang menggiurkan. Di balik kekunoan uang-uang tersebut, ternyata menyimpan sumber penghasilan yang luar biasa. Coba cermati, meski nilai nominal pada uang kuno itu ’tak seberapa’, namun di kalangan penggila numismatika bisa terjual dengan harga jutaan rupiah.

Selasa, 21 September 2010

Melirik Penggemar Motor Antik Sragen

Motor Antik, siapa yang tak suka..? Semakin tua semakin menarik. Semakin langka semakin diburu. Semakin tua, semakin  langka dan semakin orisinil akan semakin mahal harganya.  Bagi penghobi motor tua, uang seberapa pun tak sayang dikeluarkan demi untuk memenuhi kepuasan memiliki motor tua. Demikian dikatakan oleh salah satu penggemar motor antique, Taat Setiya Boedhy, yang juga  Ketua MACI Cabang Sragen.

HARINI : Menapaki Sukses dari Terjalnya Panjat Tebing

Bagi anda penyuka olahraga panjat tebing atau pemerhati olahraga di Sragen, tentu sudah tidak asing lagi dengan Harini, atlit panjang tebing nasional asli wong Sragen. Tidak heran, segudang prestasi telah ia torehkan untuk mengharumkan nama Sragen. Diantaranya secara fenomenal meraih 2 medali emas yang merupakan pertama kali bagi cabang Panjat Tebing Jateng di PON.XVII/2008 serta meraih  medali emas dan perak yang mengharumkan nama Sragen pada PORPROV Jawa Tengah XIII. Ingin tahu lebih jauh sosok atlet perempuan berprestasi di dinding terjal panjat tebing ini? simak kisahnya.

Punya Badan Gendut dan Krempeng? Fitnes saja

Banyak cara yang dilakukan untuk membuat tubuh kita menjadi sehat dan bugar. Itu bisa dilakukan dengan olah raga dengan berbagai macam kegiatan, seperti bersepeda, jalan cepat, lari, jogging, renang, senam , dan sebagainya. Namun, seringkali banyak orang yang bosan dengan berbagai macam aktivitas tersebut.

Oleh karena itu dengan kemajuan teknologi yang menciptakan inovasi-inovasi terbarunya membuat pecinta kebugaran bisa mencapai kebugaran dan kesehatan itu. Salah satu alternatifnya adalah dengan megikuti satu aktivitas yang bisa meliputi semua cara tersebut, yakni fitness.