Tampilkan postingan dengan label Sekitar Kita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekitar Kita. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Juni 2013

CARA TRANSFER DARI ATM BRI KE ATM BCA

Pada postingan kali ini saya pengen berbagi pengalaman tentang bagaimana cara transfer uang dari atm bri ke atm bca.

Caranya:
Langkah 1
pilih bahasa yang di inginkan

Langkah 2
masukan kartu atm anda.

Langkah 3
masukan kode pin anda

Langkah 4
cari dan pilih transaksi 'transfer'

Langkah 5
masukan rekening tujuan
nah di sini yg perlu kita tahu bhwa kita harus memasukkan angka '014' d dpan no. Rek tjuan kita.

Contoh :
1170492***
Menjadi
0141170492***

Langkah 6
lalu tekan benar/selesai maka halaman berikutnya muncul.yaitu halaman verifikasi atau halaman yang menunjukan nama pemilik rekening tujuan agar kita yakin bahwa kita tidak salah.

Langkah 7
selesai.

Kamis, 23 September 2010

Mudik Mengingatkan Manusia Kembali ke Asal

Tradisi mudik Lebaran melekat erat dengan Idul Fitri. Kerinduan pulang kampung mengesampingkan kerepotan, bahkan jadi pemanis kemenangan. Mudik dan Lebaran ibarat setali dua mata uang yang saling bertautan. Tidak ada suatu yang lebih membahagiakan kecuali mudik ke kampung halaman sekaligus untuk berlebaran. Mudik menjadi ritus tahunan yang tidak pernah ditinggalkan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Tradisi ini menyadarkan manusia untuk ingat kepada kampung halaman. Sulitnya mendapatkan tiket, kepenatan yang tiada tara serta berdesakan di gerbong kereta seolah-olah menjadi bumbu sedap di kala mudik. Uang terkuras pun tidak masalah asalkan bisa sampai ke rumah. Yang penting, bisa pulang bertemu sanak saudara.

Alasan apa yang menyebabkan seseorang ingin mudik? Setidaknya ada dua faktor. Pertama, secara psikologis, manusia cenderung ingin kembali ke asalnya. Bersua bersama keluarga, sanak saudara, rekan muda, kolega, dan teman-teman lama. Jika dikaitkan dengan rutinitas sehari-hari, mudik bisa menjadi istirahat sejenak bagi mereka yang telah melakukan pengembaraan atau perantauan di kota. Badan juga butuh istirahat. Saat ini mudik juga sekaligus digunakan untuk berwisata mengistirahatkan dari kesibukan sehari-hari. Mudik berposisi sebagai jeda atas keletihan menjalani rutinitas kehidupan kota yang hampir tanpa koma.

Kedua, mudik menjadi panggilan diri untuk bersilaturahmi dan berinteraksi. Mudik menjadi legitimasi manusia dalam hubungan horizontalnya (antar manusia sesama manusia). Mudik juga digunakan untuk menunjukkan eksistensi diri. Penampilan yang menarik dengan segala pernik-perniknya kerap menyelimuti hiruk pikuk kepulangan para pemudik. Mereka ingin tampil wah di kampungnya. Ingin menaikkan stratifikasi sosial dan seterusnya.

Di sinilah mudik juga memiliki makna pemerataan. Uang yang menumpuk di kota-kota akan terbagi ke kampung. Ini suatu kesempatan bagi orang-orang desa untuk menerima uang dari kota. Hanya saja, yang kerap terjadi adalah mudik acap dijadikan sebagai ajang pamer kesuksesan, keberhasilan, dan kekayaan secara berlebihan. Kesombongan diri beserta sifat keakuan seolah-olah menjadi penyakit akut para perantauan, sehingga bisa menimbulkan distingsi-distingsi tertentu di masyarakat. Ini tentu lebih banyak menimbulkan aspek-aspek mubazir daripada keuntungannya.

Lebih jauh lagi, Mudik dan Lebaran sama-sama mengusung nuansa spiritual. Spiritual mudik tercermin dari keinginan manusia kembali kepada asalnya. Mudik mengingatkan kita kepada awal kejadian, bentuk pertama kali kita melihat dunia, dan mencenungi saat berada di kandungan ibu.

Melalui mudik, kita akan senantiasa ingat dengan asal mula diri. Mudik mengingatkan kita bahwa suatu waktu akan kembali ke titik nol (kematian). Betapa pun seseorang mengembara, melakukan perjalanan yang sangat jauh, bergerak dan terus berpindah-pindah, suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, ia pasti akan kembali. Yakni, kembali ke haribaan Sang Pencipta.

Sementara itu, Idul Fitri menggiring manusia untuk kembali kepada kesucian (fitri). Idul Fitri juga berarti kembali berbuka, sementara secara substansial dimaknai kembali ke fitrah. Ini sebuah momentum untuk membersihkan diri dari segala onggok kotoran dan dosa dalam diri. Untuk itu, mari kita jadikan ritus mudik tahunan ini sebagai ajang refleksi diri, otokrtik, dan perenungan terhadap tindak tanduk kita selama ini. (N.Hart)

Peran Humas dalam Penyampaian Informasi

Sejauh ini masih banyaknya beranggapan bahwa fungsi Humas hanya sebagai pembuat press release, keprotokolan, dokumentasi, berhubungan dengan media. Padahal fungsi Humas, khususnya di pemerintahan dan instansi lainnya, adalah bagaikan sebuah lampu depan pada instansi tersebut.

Maka dari itu fungsi Humas tak hanya jadi pemadalam kebakaran, yang bisa memadamkan kobaran api emosi, serta menjadi kameramen atau fotografer saja. Akan tetapi seorang Humas itu harus cerdas dan berjiwa entrepreneurship. Karena seorang Humas diperlukan kemampuan untuk mengkaji bagaimana rumusan terbaik untuk mengkomunikasikan sebuah program pelayanan publik kepada masyarakat. Karena humas adalah suatu lembaga yang sangat strategis untuk menjembatani hubungan antar instansi maupun masyarakat dan elemen-elemen kelembagaan masyarakat lainnya.

Tidak salah kalau Humas itu merupakan corong atau penyambung lidah, serta jadi mediasi dua arah yang bisa dimanfaatkan untuk menentukan arah kebijakan strategis organisasi yang bisa dikomunikasikan ke seluruh komunitas eksternal atau internal.

Humas memang menjadi jendela dan garda paling depan bagi sebuah instansi atau organisasi lainnya. Maka dari itu kecerdasan dan kepiawaiannya untuk memetakan demografis customer atau masyarakat adalah keharusan.
Keberadaan Humas disebuah institusi acapkali diartikan sebagai ‘pemadam kebakaran’ atau menyelesaikan semua masalah. Namun, Humas seharusnya terlibat dalam permasalahan sejak dini. Artinya Humas itu harus terlibat sejak proses dari perencanaan.

Diakui atau tidak, Humas memegang peranan sangat central dalam institusi. Dimana pencitraan sebuah institusi akan sangat bergantung kepada kinerja Humas di institusi yang bersangkutan.

Sejatinya, Humas secara struktur melekat pada sebuah jabatan. Namun secara kelembagaan, sesungguhnya siapapun di institusi dimanapun yang berkenaan menjadi humas, harus bisa menempatkan diri dan membangun image institusi yang ditempatinya.

Jadi tidak bisa hanya Humas saja yang membangun pencitraan itu. Melainkan seluruh pegawai juga harus mampu menjadi Humas tentunya dalam kadar yang berbeda-beda.

Sebagai praktisi Humas, seseorang itu harus memiliki persyaratan, yaitu harus menguasai tugas dan fungsinya sebagai Humas. Semakin besar pemahaman seseorang terhadap fungsi dan tugasnya, maka semakin besar pula beban yang dipikul oleh seorang Humas tersebut. Selain itu, Humas juga harus bisa membangun komunikasi kedalam institusi maupun keluar institusi yang berkenaan. Khusus untuk institusi pemerintah sikap dan etitude harus menjadi contoh bagi Humas yang lainnya

Ujung Tombak
Keberadaan Humas merupakan ujung tombak keberhasilan pemerintahan menjalankan tugas-tugas pembangunan. Oleh sebab itu Humas haruslah diisi oleh individu-individu yang multitalenta. Di masa perkembangan informasi teknologi yang kian pesat, seorang Humas juga dituntut untuk dapat memainkan perannya sebagai PR (public relation) dan berjiwa entrepreneurship, serta mampu mengelola kehumasan secara aspek keilmuan, serta mampu pula menjadi juru bicara atau negosiator yang mumpuni.

Beberapa pakar mengatakan bahwa Humas itu agent of change. Dia membawa perubahan yang nyata di sebuah institusi, sebagai pembaharu informasi dan bertindak menjadi leader opinion. Makanya Humas perlu memiliki jiwa yang terbuka. Inilah sebabnya dia harus seorang yang multitalenta. Intinya, Humas wajib memiliki jiwa entrepreneurship. Humas semestinya mampu meringankan beban dari institusi yang menaunginya, tidak lagi sekedar menjadi corong tapi juga harus bisa bertindak sebagai PR.

Posisi Humas tidak jauh beda dengan seorang CEO atau Eksekutif perusahaan maupun pejabat di pemerintahan. Inilah yang hendaknya dipahami betul oleh seorang Humas. (N.Hart)

Tips Tidur yang Berkualitas

Rata-rata orang dewasa menghabiskan tujuh sampai sembilan jam untuk tidur setiap malam. Saat itulah tubuh melakukan perbaikan yang dibutuhkan. Racun-racun dibuang dan sel serta jaringan dibangun kembali. Otak juga memproses stress yang dikumpulkan saat tubuh terjaga dan mengurangi efek buruknya terhadap system tubuh.
Meskipun riset laboratorium secara luas sudah banyak dilakukan, namun fungsi tidur tetap menjadi sebuah misteri. Satu hal yang pasti, tubuh dan pikiran tidak dapat berfungsi dengan baik tanpa tidur. Bila kita menjalani tidur yang berkualitas buruk dalam jangka waktu lama, kesehatan fisik dan mental kita akan terganggu. Kekurangan tidur akan langsung menurunkan produktivitas, kemampuan menikmati hidup, dan penampilan kita.

Untunglah, ada banyak cara efektif untuk menghindari gejala insomnia dan memastikan kita tetap tertidur lelap setiap malamnya. Cara ini akan dapat membantu kita bekerja dengan senang pada tingkat energi yang optimal.






Olahraga Sebagai Relaksasi
Melakukan gerak tubuh secara teratur penting untuk menciptakan tidur yang berkualitas. Tanpa olahraga, secara fisik Anda tidak akan cukup lelah untuk beristirahat dengan baik di malam hari. Aktivitas aerobic seperti jalan kaki dan bersepeda berfungsi untuk melatih jantung dan membentuk otot. Sedangkan beberapa teknik yoga tertentu sangat baik untuk meregangkan tubuh dan membuat rileks.

Pijat dan Meditasi
Di saat-saat tertentu, stress dapat mengakibatkan insomnia. Beberapa teknik pijat akan membantu karena meredakan ketegangan leher bahu yang pegal, dan pinggang yang kaku. Pijat muka juga dapat memberikan ketengangan dengan seketika.

Stress adalah bagian kehidupan yang tidak dapat dihindari. Namun, saat Anda memerlukan ketenangan diri, serangkaian teknik meditasi dan visualisasi dapat membantu Anda mengatasi ketidakyakinan, kekhawatiran dan kegelisahan. Dengan cukup latihan, stress dapat sangat dikurangi sehingga tak akan menyebabkan kesulitan tidur di malam hari.

Lingkungan yang Tenang
Kekurangan tdiur dapat diperburuk oleh factor-faktor eksternal seperti suara bising, suasana “sibuk” dalam kamar tidur, bahkan jenis kasur yang tidak tepat. Dengan mengoptimalkan lingkungan fisik Anda, banyak factor penghalang seperti di atas yang dapat dikurangi bahkan dihilangkan.

Dengan menerapkan prinsip-prinsip feng-shui, Anda dapat mengatur ruang kamar tidur untuk membuat hal-hal yang dapat menghambat kelancaran aliran “chi” atau energi. Dekorasi dan pola penerangan yang tepat dapat menenangkan indera. Selain itu, memiliki ritual sebelum tidur juga dapat membuat tidur menjadi pengalaman yang nyaman dan menyenangkan.

Memanjakan Diri
Agar memperoleh waktu pribadi yang berkualitas, luangkan waktu untuk menyingkirkan beban pikiran dan kerisauan di malam hari. Hal ini sangat penting mengingat banyaknya tuntutan dalam kehidupan sehari-hari. Betapapun sibuknya Anda, sebaiknya ambil waktu untuk bersantai sebelum tidur. Jika tidak, pikiran masih akan dipenuhi dengan berbagai masalah harian.

Agar tubuh siap memasuki saat tidur, pasanglah lilin di sekeliling Anda dan berendamlah dalam air hangat yang dibubuhi minyak aromaterapi atau ramuan herbal. Minyak essensial seperti lavender dan clary sage yang ditambahkan dalam air dapat meredakan sakit kepala dan ketegangan otot. Kantong mandi atau garam mandi dari bunga chamomile dapat mengurangi stress. Manfaatkan pula energi alami yang dihasilkan bunga dan tumbuhan lainnya sebagai campuran air hangat untuk merendam kaki, bantal tidur yang mendatangkan rasa kantuk, dan larutan alcohol yang membuat tidur efektif.

Cemilan sebelum tidur
Anda sudah makan malam pukul 6 sore tadi dan sekarang sudah pukul 11.30. Sudah waktunya tidur, tapi Anda merasa lapar dan haus lagi.. Apa yang sebaiknya Anda lakukan? Daripada membuka lemari es untuk menari makanan yang mengenyangkan dan mungkin sulit dicerna, sebaiknya pilih makanan ringat seperti roti panggang berlapis selai dan minuman hangat yang menenangkan. Hindari teh dan kopi karena merupakan stimulant yang cenderung membuat terjaga bila diminum malam hari. Sebaliknya, teh herbalyang menenangkan dapat dikonsumsi menjelang malam dan susu hangat ideal dikonsumsi sebelum tidur. Susu mengandung peptide yang menenangkan system tubuh.

Terapi batu kristal
Terkadang kesulitan tidur muncul karena emosi berlebihan, seperti rasa takut, kegirangan atau kegelisahan. Terapi batu kristal dapat membantu meringankan patah hati. Bebatuanyang tepat juga dapat menenangkan rasa galau, kegelisahan serta membantu menormalkan pola tidur. Batu kristal dapat membantu bila mimpi buruk terus membuat anda terjaga. (N.Hart)

Menyiasati Gaya Bagi yang Berambut Tipis

Rambut adalah mahkota baik bagi pria maupun wanita yang bisa membuat seseorang tampil lebih percaya diri. Namun bagaimana jika rambut mulai menipis dan kehilangan daya tariknya? Berikut tips dan triknya agar Anda tidak mati gaya.

Berikan sentuhan warna semi permanen
Pengonsumsian obat tertentu acapkali membuat rambut melemah, rentan rusak dan rontok. Gunakan pewarna semi permanen bila perlu konsultasikan warna pilihan dengan ahli rambut guna mendapatkan tampilan rambut segar dan lebih bervolume dengan hasil maksimal. Anda tidak perlu khawatir pewarna mengakibatkan kerusakan rambut asalkan dilakukan dengan perawatan baik, mahkota Anda tampak lebih sehat dan bergaya.

Gunakan produk pengembang
Rambut tipis seringkali membuat tampilan wajah seseorang “kering”, untuk menyiasatinya gunakan produk pengembang rambut pilihan seperti Mousse. Produk ini lebih aman dibanding produk lain yang mengandung parafin atau beeswax. Jika rambut Anda basah, keringkan sejenak dengan handuk atau hair dryer. Kemudian oleskan Mousse pada rambut dan gunakan sisir guna membuat tatanan rambut mengembang. Berikan sentuhan akhir dengan sedikit menyemprotkan hair spray agar model rambut favorit Anda bertahan lama.

Keramas
Biasakan keramas ketika rambut dalam kondisi kotor saja guna memberikan perlindungan bagi mahkota Anda dari zat kimia yang bisa mengakibatkan rambut patah. Jangan lupa pilihlah sampo dan kondisioner pengembang yang tepat dan hindari bergonta-ganti produk sampo dengan begitu rambut Anda terhindar dari stress.

Memilih gaya rambut
Pastikan gaya rambut bisa memaksimalkan penampilan Anda. Biasanya rambut tipis disiasati dengan rambut potongan pendek, namun Anda juga bisa memberikan tambahan sedikit gaya bergelombang atau keriting atau menambahkan layer paling pendek di bagian luar rambut. Potongan seperti ini bisa mengangkat serta memberikan volume pada rambut. Hindari memiliki rambut panjang, karena gaya ini hanya akan memberikan beban pada rambut dan membuat mahkota Anda terlihat semakin tipis.

Lakukan Penggelombangan Rambut
Jika masih ingin mempertahankan rambut panjang, Anda bisa memberikan sentuhan gelombang pada rambut dengan gaya halus dan tipis sehingga terlihat lebih berisi. Namun pastikan rambut Anda dalam kondisi sehat, tidak kering atau rapuh. Untuk mengantisipasi zat kimia yang merusak serta memperoleh hasil yang maksimal, pastikan proses penggelombangan rambut dilakukan oleh perias profesional.(sumber : preventionindonesia.com)

Perlengkapan Tidur Bayi Yang Sehat

Perlengkapan tidur yang dibutuhkan agar seorang bayi dapat tidur dengan aman dan nyaman. Prinsip pemilihannya tempat tidur yang utama adalah keamanan. Namun,  perlu juga diingat, bahwa tidak ada peralatan sehebat apapun yang dapat menggantikan orang tua yang penuh kasih sayang dan responsif.

Jika kita menonton film dari negara barat, kita dapat melihat bahwa sejak bayi, anak memiliki kamar sendiri. Hal ini tentunya berbeda dengan budaya di negeri kita, dimana pada umumnya bayi tidur bersama orang tua. Ada sesuatu yang sangat nyaman tentang kebersamaan baik bagi anak yang baru lahir maupun bagi orang tua. Biasanya bayi tidur bersama orang tua pada satu tempat tidur. Ada juga yang menggunakan ayunan, tempat tidur gulung, atau tempat tidur bayi di dekat tempat tidur (co-sleeper).

Jika anak Anda tidak terlalu aktif, ayunan atau tempat tidur gulung dapat digunakan selama dua sampai tiga bulan pertama. Pastikan kedua peralatan memiliki alas yang cukup luas sehingga tidak akan roboh.

Ketika tiba waktunya memilikih sebuah tempat tidur bayi, maka sisi yang terpenting adalah tempat tidur yang akan menjaga anak dalam keadaan aman. Ada beberapa sisi praktis yang perlu diperhatikan:
 
  • Penutup samping harus bisa naik dan turun dengan mudah dan tidak menimbulkan suara.
  • Penutup yang bisa dioperasikan dengan satu tangan akan memberikan kemudahan terutama saat Anda sedang membawa bayi atau popok dan pakaian basah
  • Tempat tidur kokoh dan tidak bergoyang-goyang atau berderit.
  • Hati-hati dengan tempt tidur yang terbuat dari baja karena rentan goyang atau memiliki bagian yang tajam pada pengelasannya.
  • Cari tempat tidur yang mudah dipasang dan tidak memerlukan banyak alat.

Setelah memilih tempat tidur yang baik, kita perlu memperhatikan beberapa petunjuk atau rekomendasi berkaitan dengan risiko bahaya yang dihadapi oleh bayi saat tidur, seperti kehabisan napas, tegencet, tercekik, dan jatuh. Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) merupakan penyebab kematian terbesar pada bayi berumur 1 sampai 12 bulan (paling sering pada bayi berumur 2 – 4 bulan). Di Amerika Serikat 2500 kasus SIDS terjadi setiap tahunnya. Sebagian besar kasus SIDS berkaitan dengan tidur bayi dan bayi yang meninggal karena SIDS tidak menunjukkan tanda-tanda penderitaan.

Faktor risiko utama SIDS adalah posisi tidur bayi yang tengkurap. Berbagai penelitian menunjukkan tidur dalam posisi tengkurap meningkatkan insiden SIDS. Beberapa peneliti memiliki dugaan bahwa posisi tengkurap memberikan tekanan pada rahang bayi, sehingga mempersempit jalan napas bayi.

Teori lain adalah bahwa dalam posisi tengkurap terdapat risiko bayi menhirup kembali udara yang telah dihembuskannya, terutama jika bayi tidur pada matras yang lembut atau dengan adanya mainan boneka, atau bantal di dekat wajahnya. Benda-benda tersebut dapat memperangkap udara yang dihembuskan bayi, sehingga kadar karbondioksida terakumulasi dan kadar oksigen menurun.

Beberapa bayi tidak memiliki refleks bernapas yang berkembang baik, sehingga tidak bisa berjuang untuk bernapas jika sebuah selimut atau benda lain menutup jalan napasnya. Bayi-bayi ini kemungkinan memiliki kelainan pada nukelus arkuat-nya, yaitu bagian otak yang mengontrol pernapasan dan reaksi bangun dari tidur.

Karena itu, untuk mencegah atau memperkecil risiko SIDS sampai bayi berusia 12 bulan, ikuilah petunjuk-petunjuk ini:
 
  • Baringkan selalu anak dalam posisi terlentang, wajah menengadah ke atas.
  • Jangan meletakkan bantal, boneka, selimut berbulu, atau alat lain di tempat tidur bayi.
  • Gunakanlah matras yang kaku dan ukurannya pas dengan ukuran tempat tidur.

Berdasarkan penelitian, tidak ada peningkatan risiko tersedak pada bayi yang tidur terlentang. Namun, pada bayi dengan kondisi medis tertentu, seperti gastroesophageal reflux disease (GERD) atau kelainan saluran napas atas tertentu, tidur dalam posisi tengkurap lebih baik. Karena itu, konsultasikanlah dengan dokter anak Anda mengenai keadaan-keadaan khusus ini. Selain itu, untuk mencegah perubahan bentuk kepala (terdapat bagian yang sedikit mendatar) karena terlalu terlentang terlalu lama, posisi bayi dapat diubah-ubah secara teratur. Pada siang hari, dalam pengawasan, bayi dapat diletakkan pada posisi tengkurap lebih sering.

Bayi sering tidak memiliki kekuatan atau koordinasi untuk membebaskan diri jika sesuau menggencet lehernya. Karena itu, perlu dipastikan:
 
  • Tebal rusuk tempat tidur bayi tidak lebih dari 2 3/8 inci (± 6 cm).
  • Ukuran desain-desain potongan papan atas atau papan bawah tempat tidur. Potongan-potongan dekoratif yang diameternya lebih dari 2 3/8 inci (± 6 cm) dapat membuat kepala bayi tergencet di sela-selanya.
  • Tebal tonggak-tonggak sudut tidak lebih dari 1/16 inci (± 0,2 cm), karena selimut dan bahan kain lainnya dapat tersangkut dan kemudian melilit leher anak.
  • Mobil-mobilan dan mainan lain diletakkan di luar jangkauan anak yang sudah cukup besar untuk duduk
  • Letak tempat tidur bayi jauh dari jendela dengan tali-tali yang menjuntai dari korden.

Saat anak sudah mulai dapat memegang benda-benda, ada kemungkinan ia akan memasukkan benda-benda tersebut ke dalam mulutnya (usia 5 – 6 bulan), sehingga nak bisa tercekik. Untuk mencegahnya, maka:
 
Berhati-hati dengan mainan-mainan yang bagian-baian kecilnya bisa patah, seperti boneka binatang dengan mata kancing atau truk mainan dengan ban yang longgar. Benda apa pun yang diameternya < 1 ¾ inci (± 4,5 cm) cukup kecil untuk bisa masu ke dalam saluran napas bayi.
Periksa tempat tidur bayi kalau ada serpihan-serpihan plastik.

Sedangkan untuk mencegah bayi terjatuh atau benda-benda terjatuh menimpanya:
 
  • Jangan tempatkan tempat tidur bayi di bawah rak buku, gambar yang berat atau gantungan-gantungan di dinding yang bisa jatuh.
  • Pastikan penyokong matras tertempel rapat pada papan bawah dan papan atas
  • pasang matras dengan posisi yang tepat.
  • Begitu anak telah mencapai tinggi 35 inci (± 89 cm) atau lebih, atau bisa berdiri ke penutup tempat tidur, seudah waktunya memindahkan anak ke tempat tidur biasa.

Perlengkapan tempat tidur bayi sebaiknya bersifat minimalis. Semakin banyak bahan kain yang mengelilingi seorang bayi, semakin banyak kesempatan terjadinya bahya kehabisan napas dan muncul tungau debu. Tungau debu merupakan salah satu alergen (pencetus reaksi alergi) yang paling umum. Bahan nilon dan sintetis lainnya bisa mengerut dan meningkatkan risiko bahaya tercekik.

Lampu malam dekat tempat tidur bayi bisa berbahaya. Begitu bayi yang sudah bisa merangkak, berjalan, dan menggenggam dapat meraih lampu tersebut dan ada kemungkinan bayi mengalami luka bakar. Karena itu, jika akan menggunakan lampu malam perlu diperhatika beberapa hal. Pertama, sambungan perlu diletakkan pada dinding tinggi, di luar jangkauan anak. Kedua, jauhkan lampu-lampu tersebut dari gorden atau bahan-bahan lain yang mudah terbakar. Lampu yang dapat dipilih adalah neon mini yang lebih redup dari lampu standar.

Beberapa bayi ternyata bisa tertidur lebih mudah bila di sekitarnya terdengar dengungan lirih atau “suara bising”. Untuk itu, Anda bisa memutar radio atau telvisi pada channel “statis” dan membiarkannya menyala dengan suara rendah. Musik yang lembut juga memiliki efek menenangkan yang sama. Namun, Anda harus waspada, jika anak terbiasa tertidur dengan suara-suara atau sensasi ini, maka ia akan sulit tidur jika tidak ada suara-suara tersebut.( dr. Puti Naindra Alevia)

Cantik dan Modis dengan Jilbab

Memilih untuk berkerudung atau berjilbab saat ini bukan tidak mungkin anda akan dapat tampil lebih modis dan menarik. Dengan pakaian muslimah, anda bisa tetap terlihat fashionable.

Jangan terpatok pada satu gaya berkerudung yang membuat penampilan anda terlihat monoton. Cobalah berbagai jenis jilbab yang beraneka ragam di pasaran saat ini. Tentunya anda harus selektif juga dalam memilih model serta bahan yang nyaman. Dengan pemilihan jenis,warna serta bahan yang sesuai, anda akan telihat lebih memukau dengan pakaian muslimah. Yang jelas fungsinya harus tetap memenuhi kriteria jilbab muslimah / kerudung yaitu untuk menutup aurat dalam hal ini seluruh rambut,telinga hingga leher dan pundak.


MAU DAPAT DUIT ? KLIK DIBAWAH INI


Jilbab beraneka ragam model dan bahan saat ini. Ada kerudung segi empat, kerudung instan yang akrab dikenal dengan nama bergo, pashmina, scarf ataupun scarf yang sudah bermodel tersendiri dan tinggal dibentuk sesuai keinginan.
Ada kerudung yang bermodel bahan berenda dan ada pula yang berjenis ciput (bagian depan menyerupai topi cap). Jika anda memilih model ciput, keuntungannya adalah kerudung yang Anda kenakan, akan terlihat lebih rapi membingkai wajah. Agar penampilan anda sebagai wanita muslimah tetap telihat trendi dan gaya dengan jilbab, perhatikan beberapa panduan di bawah ini.

WAJAH
Kerudung membuat frame wajah menyempit karena rambut yang tadinya jadi penyeimbang wajah kini tak ada lagi. Siasati dengan pemilihan warna kerudung berwarna polos, seperti hitam, coklat, atau putih. Untuk gaya riasan, hindari membentuk alis dengan garis yang tegas dan tebal karena cara ini justru bisa ‘mempersempit’ wajah. Gaya berkerudung juga harus diseusaikan dengan bentuk wajah.

Untuk anda yang memiliki bentuk wajah bulat , kotak dan oval gaya berkerudung yang cocok yaitu yang dikaitkan di bawah dagu. Gunakan scarf bujur sangkar dengan terlebih dahulu melipatnya hingga membentuk segiriga sama sisi dengan bagian luar lebih besar 10cm, gunanya agar tepi scarf tdk terlihat balapan. Letakkan scarf diatas ciput dengan simetris lalu pertemukan kedua sisinya di bawah dagu, kaitkan dengan peniti kecil (Jilbab Modern). Anda bisa menambah bandana , hiasan dengan scarf lain atau bros untuk penampilan yang lebih menarik.

Sementara bagi anda yang bermuka segitiga, panjang maupun oval gaya kerudung yang cocok adalah kerudung bertemu di balik tengkuk. cara memakainya, scarf diletakkan diatas ciput dengan simetris, lalu tarik ujung kiri kananya ke belakang tengkuk dan ikatkan. Ambil sisa salah satu ujung scarf yang telah terikat, tarik ke arah depan dan silangkan di depan leher. Tambatkan ke tepi scarf yang berada di bawah kuping dengan menggunakan jarum pentul. Kedua gaya berkerudung ini menjadi pola kerudung dasar. Anda dapt memodifikasi gaya anda dengan menambah scarf yang di lilit dengan gaya yang cantik.

RAMBUT
Rambut yang terus-menerus ditutupi kerudung biasanya jadi mudah rontok dan gampang berminyak akibat sirkulasi udara di kulit kepala kurang lancar. Untuk mengatasinya, Anda perlu memberi perhatian terhadap perawatannya. Biasakanlah untuk mencuci rambut anda setiap hari dengan shampo yang ringan lalu berikan conditioner di bagian ujung rambut serta tonik untuk mencegah kerontokan. Seringlah meangin-anginkan kulit kepala jika dirumah . Lakukan perawatan di salon minimal seminggu sekali untuk hasil lebih baik.

BUSANA
Seiring banyaknya pengguna fashion muslim, kini tak sulit lagi mencari busana yang modern dan trendy, bahkan mengikuti tren. Pilih busana dengan warna senada dengan kerudung anda. Untuk pakaian formal atau semi formal, padu padan bisa dilakukan seorang muslimah. Tinggal pilih yang sesuai kaidah. Untuk ke kantor bisa dikenakan sebagai fashion muslimah misalnya rok panjang, kerah menutup leher, dan sebagainya. Pilih warna kerudung yang senada. Jangan ragu untuk bereksperimen dengan beragam vest, cropped jacket, serta aksesori.

AKSESORI
Agar penampilan lebih atraktif, ada aksesori yang dapat dilekatkan pada kerudung yang Anda kenakan. Sebut saja sequined bandana, yaitu bandana mungil yang tampil unik dengan hiasan manik dan payet atau ornamen yang dibentuk menyerupai bunga dan diberi pemanis berupa bebatuan mengkilat.

Atau jika ingin tampil elegan, Anda dapat memilih menyematkan bros di bergo atau kerudung. Namun jangan salah, bukan hanya bros atau bandana yang bisa diaplikasikan pada kerudung, gelang, dan kalung juga bisa dikenakan pada kerudung yang akan semakin membuat penampilan berkerudung lebih anggun. Yang jelas, harus tetap sesuai dengan kaidah jilbab itu sendiri yang bersifat menutup aurat. Jangan ragu mencoba berbagai model kerudung agar penampilan anda terlihat selalu modis dan trendy. Dengan jilbab andapun bisa tampil memukau di setiap kesempatan.(Ryan)

Alun-alun Sarana Hiburan yang Murah Meriah

Alun-alun Sasono Langen Budoyo nampaknya menjadi sarana hiburan yang murah dan meriah bagi masyarakat di kota Sragen dan sekitarnya. Hampir setiap malam, banyak warga yang mendatangi alaun-alun untuk berbelanja, mencari liburan atau sekedar jalan-jalan. Terlebih bila malam minggu atau malam hari libur, bisa dipastikan selepas Maghrib, ribuan masyarakat baik laki-laki perempuan, tua muda, dewasa anak-anak dari berbagai strata masyarakat berduyun-duyun memadati alun-alun yang terletak didepan komplek Pemda Sragen tersebut.

Apa yang menjadi daya tarik Alun-alun Sasono Langen Putro sehingga mampu menarik masyarakat untuk mendatanginya. Tentunya karena berbagai fasilitas dapat ditemukan ditempat tersebut, selain letaknya yang sangat strategis dijantung kota Sragen. Bagi warga yang hendak berbelanja, di seputar alun-alun banyak terdapat pedagang aneka kebutuhan sehari-hari seperti baju, kaos, jaket, sepatu-sandal, topi, aneka acecoris dsb.

Para pedagang kaki lima tersebut menjajakan dagangannya disepanjang trotoar yang mengelilingi alun-aluan Sasono Langen Putro. Sementara bagi masyarakat yang hendak berekreasi, terutama warga yang memiliki putra-putri kecil, di komplek alun-alun tersedia berbagai sarana hiburan yang murah. Seperti mobil-mobilan, komidi putar mini ( odongodong), mandi bola, permainan ketangkasan, kereta kuda / bendi dsb.

Selesai belanja dan rekreasi, bagi pengunjung yang lapar dan haus dapat berwisata kuliner disekitar alun-alun. Aneka jajanan dapat ditemukan dengan mudah di sekitar alun-alun, seperti bakso, soto, mie ayam, sate ayam, sate kambing, sea food, pecel, nasi goring dsb. Para pedagang makanan dan minuman tersebut berjejer disepanjang kios renteng disebelah selatan alun-alun, yang memang telah disediakan untuk pedagang makanan dan minuman.

Pada malam-malam tertentu di Alun-alun Sasono Langen Putro juga sering digelar panggung hiburan terbuka yang dapat disaksikan secara gratis. Panggung hiburan yang sering digelar dialun-alun adalah orkes melayu / dangdut yang memang banyak digemari sebagaian besar masyarakat.

Sementara setiap Minggu pagi, alun-alun Sasono Langen Putro menjadi tempat untuk berolah raga bagi masyarakat Sragen. Jenis olah raga yang biasa dilakukan warga adalah joging atau jalan sehat mengelilingi alun-alun, sepeda sehat, sepakbola kecil, senam jantung sehat serta senam aerobic yang telah disediakan instruktur.

Untuk kenyamanan warga yang sedang berolah raga serta mengurangi polusi asap kendaraaan, jalan raya Sukowati yang melintas disebelah utara alun-alun ditutup bagi kendaraan umum mulai jam 6.00 sampai 08.00 WIB. Dengan demikian selain berolah raga masyarakat dapat menghirup udara segar yang bebas darai polusi asap kendaraan bermotor. (N.Hart)

TAYUB, Kesenian Rakyat yang Tak Pernah Redup

IRAMA musik mengalun dengan suara merdu. Suara gong, dipadu kendang dengan irama rancak saling menjalin, memacu semangat seorang penari Tayub yang bergoyang tanpa lelah. Tampak mimiknya yang ekspresif dengan geraknya yang gemulai, mereka berjoget mengikuti irama tembang-tembang Jawa populer. Kadang tampil sedikit atraktif, yang sangat menggoda perhatian para tamu. Kesenian ini memang sangat elok untuk ditonton. Seakan mata tak lelah tertuju pada para penari.

Kesenian tayub memang sudah tidak asing, terlebih bagi warga di daerah Sragen dan sekitarnya. Tayub adalah seni pertunjukan yang dianggap sebagai kesenian rakyat yang muncul  pertama kali pada jaman Kerajaan Singosari. Pertunjukan tayub saat ini biasa dilaksanakan warga untuk memeriahkan acara sunatan dan pernikahan.

Tayub pada mulanya merupakan ungkapan kegembiraan untuk menyambut kedatangan tamu dan merupakan bagian dari pesta rakyat. Kesenian ini berupa pertunjukan yang berbentuk tari berpasangan antara tledhek atau joged dengan penari lelaki sebagai penayub. Penari Tayub biasanya mengawali pentas dengan membawakan Tari Gambir Anom, sebuah tarian klasik dengan gaya lemah lembut. Setelah itu, mereka menarikan irama-irama yang sedikit rancak. Yang unik dari tarian ini adalah ikut sertanya para penonton atau tamu untuk menari bersama dengan penari Tayub. Tamu yang dipandang terhormat biasanya akan didaulat ikut menari dengan ditandai dikalungkannya sebuah sampur.

Tentang istilah tayub sendiri ada beberapa pendapat. RT. Suparno Hadipura, S.Pd salah seorang pemerhati kesenian Tayub di Kecamatan Jenar Sragen, menyebutkan “Tayub” berasal dari kata ”Toto lan Guyub” (ditata biar kompak) tatanan sing guyub, yang maknanya tingkah dan gerak harus kompak lahir batin. Kompak antara penari, waranggana dengan penari pria dan penabuh gamelan.

Suparno menyebut tayub merupakan salah satu kesenian yang adiluhung. Kesenian Tayub,  mengandung filosofi atau pitutur yang tinggi, dalam bahasa Jawa kesenian Tayub mengandung makna ”sapa kang duwe gegayuhan lamun bisa nyingkirake ing panggoda utowo pepalang bakal bisa kasembadan ing sedya”. Arti dalam Bahasa Indonesia, Siapa yang mempunyai cita-cita, harus bisa tahan terhadap segala godaan. Godaan disini dilambangkan dengan penari utama yang disebut Tledek dan penari pengiring yang berada dibelakang tledek yang disebut, Panglareh. Sementara simbol yang mengajak kepada kebaikan di perankan oleh Pangarih. Pangarih merupakan penari pengiring yang berada di belakang Panglaras atau orang yang medapatkan sampur. Penari Tledek dan Panglaras akan menari berhadap-hadapan.  Tledek dan Panglareh akan menggoda Panlaras. Sementara, Pangarih berperan untuk mengajak Panglaras agar tidak terpengaruh godaan dan mengajak kepada kebaikan.

Sejarah Kesenian Tayub

Tayub mulai dikenal sejak jaman Kerajaan Singosari. Pertama kali digelar pada waktu Jumenengan Prabu Tunggul Ametung. Kemudian Tayub berkembang ke Kerajaan Kediri dan Mojopait. Pada Jaman Kerajaan Demak, kesenian Tayub jarang dipentaskan. Pada waktu Jaman Kerajaan Demak,  kesenian Tayub hanya dapat dijumpai di daerah pedesaan-pedesan yang jauh dari pusat kota kerajaan.

Seiring berjalannya waktu, sejak berdirinya kerajaan Pajang dan Mataram, kesenian ini mulai digali kembali. Malahan pada waktu itu Tayub dijadikan Tarian Beksan di Keraton yang digelar hanya pada waktu acara-acara khusus. Namun disayangkan, penjajah Belanda memasukkan unsur negatif yang dikenal dengan 3C, Cium, Ciu dan Colek. ”Dalam tarian tersebut dimasukkan minuman keras, tujuannya agar mengacaukan rasa persatuan. Dengan mabuk, orang kemudian bisa gampang tersinggung, bertengkar, dan sebagainya. Sejak saat itulah penilaian terhadap tayub menjadi negatif,” katanya.

Tayub yang telah terkena pengaruh negatif dari penjajah belanda terus terpelihara hingga pemerintahan dipegang oleh Sunan Pakubuwono III. Sewaktu pemerintahan dipegang oleh Sunan Pakubuwono ke IV, beliau tidak berkenan dengan adanya pengaruh negatif tersebut. Akhirnya Tayub ditetapkan sebagai tari Pasrawungan  di masyarakat. Selanjutnya kesenian tayub mengalami perkembangan  di daerah  Sragen, Wonogiri dan Purwodadi. Di daerah Sragen sendiri, kesenian Tayub banyak berkembang di Kecamatan Jenar, Gesi, Sukodono, Mondokan dan Ngrampal.

Citra kesenian tayub pada waktu itu, diperburuk ulah para penari pria atau penonton. Dulu, para penari ini biasa memberi sawer dengan cara memasukkannya ke kemben atau kain penutup dada. Dengan demikian muncul kesan bahwa penayub itu ”murahan”. Tetapi, di era sekarang hal semacam itu sudah amat jarang terjadi.

Menepis Kesan Miring

Kesan miring para  penari tayub, dahulu  memang sangat terasa. Namun seiring dengan perkembangan jaman,  kebiasaan yang tinggalan penjajah tersebut kian lama  kian menipis. ”Bahkan sekarang ini kebiasaan negatif 3C pada tayub tidak pernah ada,” ungkap Suparno.

Pakaian yang dikenakan para penari pun seiring perjalanan  waktu, juga mengalami pergeseran. Kalau dulu pakaian yang dikenakan penari, biasanya hanya mengenakan kemben sebatas dada. Saat ini tampak lebih sopan. Pakaian yang dikenakan tidak ubahnya seperti pakaian wanita adat Jawa kebanyakan.

Tolak Image Negatif

Image  negatif yang melekat pada para penari tayub ini ditepis  oleh para penari tayub. Menurut Juniati (27), salah seorang penari Tayub asal Jenar, dilihat dari pakaiannya saja penari tayub jauh lebih sopan dibandingkan penyanyi dangdut atau campur sari. Pakaian penari tayub sekarang sudah jauh berbeda dengan penari tayub dijaman dulu. Sementara para penyanyi dangdut ataupun penyanyi campursari yang  sering kali tampil  di televisi, kadang masih mengenakan pakaian yang seksi. Para penari Tayubpun juga tidak rela bila penari  dikonotasikan negatif. ”Tayub sekarang sudah berbeda dengan tayub jaman penjajah dulu, sekarang sudah tak ada kebiasaan-kebiasaan yang negatif seperti pada jaman dulu,” tegas Juniati.

 Tak Kian Redup

Meski berkembang dalam lingkungan musik modern, popularitas Tayub tidak kian redup. Kesenian ini masih banyak dijumpai pada acara-acara hajatan di beberapa desa di wilayah  Kabupaten Sragen. Tantangan  yang kini dihadapi tidak ringan. Perkembangan musik-musik modern dikawatirkan  akan dapat menenggelamkankan kesenian Tayub, bila tidak diuri-uri sedini mungkin. Namun, menurut Suparno, di Kabupaten Sragen ada  seniman-seniwati yang masih masih peduli terhadap kesenian ini. ” Saya  sendiri dan beberapa rekan seprofesi telah beberapa kali menciptakan syair-syair  gendhing pengiring tarian tayub, tujuannya adalah agar kasenian ini tetap lestari” terang Suparno. Salah satu upaya untuk melestarikan kesenian tayub, pada acara-acara resmi di kantor kecamatan, tak jarang kesenian tayub tersebut di pentaskan.

Regenerasi tidak mati

Regenerasi penari Tayub di Kabupaten Sragen sendiri telah berjalan dengan cukup  baik. Hal ini terbukti dengan banyaknya  penari  yang mayoritas berusia  muda antara 20 hingga 30 tahunan. Biasanya mereka memiliki paras yang cantik dan berbadan bagus. ”Penari yang usianya telah menginjak paroh baya, biasanya mewariskan kesenian ini pada anak ataupun kerabatnya, jadi saya kira tidak perlu dikawatirkan bila regenerasi kesenian ini akan mati” jelasnya. Meskipun kesenian ini tidak bisa dijadikan tumpuan hidup, ternyata perkembangan kesenian ini tidak mati. ”Karena biasanya Tayub dipentaskan pada malam hari, sehingga pada siang hari para group kesenian ini bisa mencari penghasilan lain, biasanya mereka adalah petani, tukang atau wirausawan yang mempunyai usaha kecil dan menengah lainnya” terang Suparno. (N.Hart)  

Pilah – Pilih Jajanan Anak

Tidak semua jajanan yang dikudap si kecil aman dan sehat. Banyak jajanan yang ternyata tidak baik untuk kesehatan, karena “disisipi” bahan tambahan yang berbahaya. Bagaimana mensiasati agar anak anak hanya mengkonsumsi makan-makanan yang sehat?

Biasakan sarapan

Biasakan anak sarapan di rumah sebelum berangkat sekolah. Usahakan untuk selalu membekalinya dengan makanan buatan sendiri yang lezat, bergizi dan bervariasi. Biasakan makan bersama anak di meja makan dan masak bersama mereka di dapur. Ini menciptakan suasana akrab dan menyenangkan. Anak dapat mengenal bahan dan belajar mengolah makanan yang sehat.

Sarapan pagi sebelum berangkat sekolah ternyata amat penting karena ikut menentukan kualitas prestasi seorang anak. Di lain pihak akibat terbatasnya waktu membuat anak dan Anda tak sempat lagi untuk sarapan pagi. Padahal mengutip Journal of American Dietetic Association, mengabaikan sarapan akan membuat anak berperilaku jajan yang tak sehat apalagi rata-rata jajanan di sekolah kurang bergizi. Dalam jangka waktu pendek maupun panjang apabila anak-anak membiasakan diri jajan di sekolah dan melupakan sarapan pagi akan menimbulkan masalah kesehatan tubuhnya.

 Pilih tempat bersih

Kadang, jajan merupakan kegembiraan tersendiri bagi anak. Terlalu naif jika Anda misalnya, melarang anak Anda untuk jajan. Hanya saja, Anda perlu memberi pengertian. Beri rambu-rambu pada mereka. Anda bisa mengatakan, boleh jajan asal di tempat-tempat atau lingkungan yang bersih. Misalnya jauh dari tempat sampah, got, atau kotoran seperti debu, atau asap kendaraan bermotor. Ajarkan mereka untuk memilih jajanan yang terlindung dari debu. Makanan yang dibeli pun sebaiknya dalam keadaan tertutup, bersih dan tidak kotor atau bekas dipegang-pegang orang. Jika anak sudah bisa memahami, memang relatif lebih mudah mengajarinya. Tapi jika anak Anda masih di bawah lima tahun, memang agak repot untuk memberi pemahaman seperti itu.

 Waspadai pemanis-warna

Ajarkan anak untuk menghindari jajanan yang terlalu manis dan berwarna mencorong seperti es sirup, kue-kue, atau makanan ringan dalam kemasan yang warnanya terang. Karena kemungkinan besar makanan-makanan itu mengandung bahan pemanis buatan atau pewarna yang bukan untuk bahan makanan. Itu sangat berbahaya bagi anak. Apalagi jika mengandung pengawet buatan, sangat tidak menguntungkan bagi kesehatan anak. Beritahu anak Anda, makanan yang enak belum tentu aman bagi mereka. Kalau perlu Anda secara tegas dan keras melarang mereka untuk membeli jajanan itu. Untuk itu Anda perlu mengawasi secara ketat.

 Jelaskan bahaya

Tanpa penjelasan yang jelas dan mudah dimengerti, Anda akan kesulitan untuk melarang anak Anda mengkonsumsi jajanan-jajanan berbahaya. Ada baiknya Anda menyampaikan bahaya-bahaya dari makanan-makanan yang mengandung pewarna, pemanis, dan pengawet buatan yang bukan untuk makanan. Misalnya saja, makanan X akan menyebabkan penyakit Y. Dengan mengemukakan bahaya dari makanan tersebut, kemungkinan besar anak takut, sehingga jera dan tak berani lagi membeli jajanan itu. Namun Anda harus menyampaikan peringatan-peringatan itu terus menerus. Namun untuk mengungkapkan bahaya atau efek samping dari makanan yang tak sehat tersebut, Anda memang harus belajar dan tahu jenis-jenis makanan yang ada. Tanpa pemahaman itu, Anda akan kesulitan menyampaikan informasi yang tepat dan benar pada anak.

 Awasi

Jika anak Anda sudah bisa diberi pemahaman, tugas Anda tak begitu sulit. Anda tinggal memberikan rambu-rambu, dan menekan anak untuk mematuhi nasihat Anda. Tapi jika anak Anda masih di bawah umur, tentu nasihat-nasihat yang Anda berikan takkan mempan. Tentu saja mereka belum mengerti. Karena itulah Anda yang harus memilihkan jajanan untuk mereka. Dengan kata lain, Anda harus mendampingi anak setiap kali jajan. Anda pun harus jeli memilih makanan yang benar-benar sehat. Sekali lagi, hindarilah makanan yang berwarna terang dan manis-manis. Karena sangat mungkin itu mengandung bahan yang berbahaya. Apalagi jika harganya murah. Anda pun harus tegas pada anak Anda. Jangan sampai Anda kalah oleh senjata andalan mereka; tangis!

Bawakan bekal

Cara ini bisa Anda pakai. Anda tak perlu memberikan uang saku, namun memberi bekal makanan. Beri dia makanan-makanan yang sehat untuk dikonsumsi. Tak harus makanan buatan sendiri, tapi bisa juga makanan-makanan yang di jual di pasaran. Tapi Anda harus memilih makanan yang benar-benar aman bagi mereka. Karena jajanan yang Anda berikan itu sekaligus contoh bagi mereka. Artinya jika Anda tak memberi bekal, mereka sudah tahu jenis jajanan yang boleh mereka beli. Memang pemberian bekal ini hanya sementara saja. Karena tujuannya untuk membuat anak mengerti jajanan yang sehat dan boleh dibeli. Jika anak sudah paham, Anda boleh mengganti bekal dengan uang saku.

Beri contoh

Anda juga harus memberi contoh untuk selalu memilih jajanan yang sehat, baik saat pergi bersama anak maupun saat membawa oleh-oleh sepulang kerja. Sia-sia Anda mengajarkan anak memilih jajanan yang sehat jika Anda tak memberi contoh yang baik. Kalau perlu Anda kurangi frekuensi jajan anak dalam sehari atau seminggu jika memungkinkan. Mengajari anak untuk tak jajan tentu lebih baik, dibanding Anda selalu was-was mengkhawatirkan jajanan yang dikonsumsi anak Anda. Lebih baik lagi, jika Anda bisa mengajari anak untuk menabung uang sisa jajannya dalam celengan. Ya menabung tentu lebih baik. (Ryan)

Rabu, 22 September 2010

Pendampingan Orang Tua Sangat Diperlukan

Perkembangan teknologi ternyata juga harus diimbangi para orang tua untuk lebih ketat dalam melakukan pendampingan bagi anak mereka, untuk memanfaatkannya secara lebih sehat.

Dari sebuah riset teranyar yang dilakukan oleh lembaga riset Pollab, para orang tua ternyata harus mengawasi lebih dekat aktivitas online buah hati mereka. Studi itu mengungkapkan bahwa 62 persen (sekitar dua pertiga) dari 1.020 orang tua yang menjadi responden, mengatakan bahwa mereka tak begitu tahu kontak-kontak anak mereka di dunia maya.

Sementara 50 persen dari orang tua juga mengaku tak bisa menyebutkan siapa saja orang-orang yang diajak chatting oleh anak-anak mereka. Riset lain yang dilakukan oleh Virtual Parenting Report, ternyata juga menemukan ketidakcocokan antara standar keamanan di dunia nyata yang diajarkan oleh para orang tua, dengan toleransi yang orang tua terapkan kepada anak-anak mereka di dunia maya.

Bila dalam dunia nyata, anak-anak selalu diwanti-wanti untuk tidak berbicara dengan orang asing, sementara di dunia maya, hanya 33 persen orang tua yang mengaku selalu waspada dengan orang-orang yang berkawan dengan anak mereka di internet. Artinya, semua orang asing dari berbagai usia bisa berinteraksi dengan anak-anak mereka tanpa penghalang. Padahal biasanya orang-orang asing itu juga menyembunyikan identitas mereka.

Selain itu, 68 persen dari orang tua juga mengaku tak tahu apa saja yang didiskusikan oleh anak-anak mereka dengan teman-temannya lewat internet. Sementara 43 persen orang tua mengatakan mereka hanya sedikit tahu, atau bahkan tidak tahu sama sekali foto dan identitas pribadi anak mereka yang dipublikasikan oleh anak mereka.

Seperti dilansir dari situs FemaleFirst, akses anak-anak terhadap internet bisa memicu beberapa masalah tambahan bagi anak-anak. Pasalnya lebih dari sepertiga (35 persen) anak-anak mengakses internet dari komputer dan laptop pribadi mereka. Selebihnya, 12 persen dari anak-anak mengakses internet dari konsol game mereka, dan 4 persen lagi melalui ponsel pribadi.

Bahkan banyak anak yang masih berusia sembilan tahun, sudah bisa mendapat akses internet tanpa perlu otorisasi dari orang tua mereka. Padahal, anak-anak seusia tersebut sangat rawan menjadi target para ‘predator online’, bila tak mendapat bimbingan dari orang tua.

Oleh karenanya, para orang tua diharapkan tak melepas anak-anak mereka begitu saja dan selalu mendampingi mereka untuk memberi pengarahan terbaik dalam beraktivitas secara online.(Ryan)

Sate Kuda Penambah Stamina

“Sate Kuda” kedengarannya memang belum begitu lazim. Tapi masakan yang satu ini memang lumayan banyak yang mengonsumsinya. Bahkan keberadaannya kerapkali dikaitkan dengan mitos-mitos makanan penambah stamina. Tak mengherankan bila keberadaannya selalu diburu oleh banyak orang.

Kuda merupakan lambang kekuatan. Jangan heran jika gambar kuda sering diabadikan sebagai logo obat kuat. Bahkan, ada juga mitos yang menceritakan kehebatan Patih Gajah Mada berasal dari kegemarannya menyantap daging kuda saban hari.

Salah satu penjaja sate kuda di Kota Sragen adalah Warung Makan Sate Kuda Mbak Yuni yang berada di Kios Renteng sebelah selatan alun-alun.. Warung sederhana yang dikelola oleh Mbak Yuni ini, tiap harinya selalu menyediakan berporsi-porsi sate kuda dan aneka masakan dari binatang kuda.

Menurut Yuni, para pembeli sate kuda ini merupakan konsumen khusus. Tidak semua orang suka dengan sate kuda. Selain jenis makanan seperti ini belum familier, kebanyakan yang mencari masakan ini adalah orang-orang yang percaya pada khasiat khasiat daging kuda. Selebihnya, adalah orang-orang yang penasaran dan orang-orang yang memang telah biasa mengonsumsinya.

’’Daging kuda itu memiliki banyak khasiat, salah satunya adalah untuk menambah stamina dan gairah. Di luar itu, bisa juga untuk membantu mengatasi risiko asam urat, rematik, kencing manis, asma sampai gatal eksim. Karena kuda termasuk binatang yang suka bergerak, kolesterolnya pun menjadi sangat rendah,’’urai Yuni mengenai khasiat dari masakan yang diolahnya.

Dari sisi bentuk, masakan sate kuda memang tak jauh berbeda dengan sate-sate lainnya. Bentuk sajiannya juga sama, yakni dicelupkan dengan larutan kecap yang telah dilengkapi dengan berbagai macam lalapan. Yang sedikit berbeda barangkali hanya masalah rasa. Daging kuda memiliki rasa agak manis dibanding daging-daging lainnya.

Untuk mendapatkan daging kuda, Yuni mengaku tidak bisa memerolehnya di Sragen. Setiap tiga hari sekali dia harus pergi ke Desa Segarayasa Pleret Bantul Yogyakarta, karena di sanalah daging-daging kuda terbaik tersedia. Dari segi penjualan, perharinya Yuni bisa menghabiskan lima kg daging kuda.

Daging kuda untuk sate tidak bisa sembarangan. Harus daging has dalam. Bagian tersebut, menurut Yuni, adalah bagian terempuk dari keseluruhan daging kuda. “Kalau daging sapi, biasanya ada di bagian lulur dalam,” ujarnya.

Selain sate daging kuda, Yuni juga menyuguhkan sate zakar kuda. Namun, untuk mendapatkannya, pembeli harus memesan terlebih dulu. Satu zakar kuda bisa menjadi beberapa tusuk sate. “Cukup mahal harganya karena harga zakar mentahan mencapai Rp 70.000,” ujarnya. Proses memasaknya juga lebih sulit karena bisa menghabiskan dua liter minyak tanah agar daging lebih empuk.

Tapi perlu dicatat, di balik beragam khasiat sate kuda ini ternyata kadang ada juga efek sampingnya yaitu bisa menyebabkan darah tinggi. Meskipun bisa saja efek ini tidak terjadi pada semua orang. (N.Hart)

Meniti Langkah Lewat Kopontren Menuju Santri Mandiri

Memasuki dukuh Bedono desa Pengkol kecamatan Sukodono, sekilas tak berbeda jauh dengan dukuh-dukuh lainnya. Suasana pedesaan tampak kental terlihat di desa ini. Di kanan kiri jalan terlihat hamparan luas sawah dengan batang-batang padi yang sedang menghijau. Pepohonan sengon banyak tumbuh berjajar di kanan kiri disepanjang jalan masuk ke desa yang seakan ingin memayungi setiap insan yang lewat dari teriknya sang matahari.

Setelah memasuki pintu gerbang dukuh, di kanan kiri jalan terlihat beberapa orang santriwati yang sedang berjalan bergerombol sambil bercanda ria. Sebuah senyuman yang ramah tersungging dari bibirnya yang mungil.  Tak jauh dari situ tampak sebuah bangunan yang cukup besar. Didepan bangunan tersebut  terlihat papan nama pondok pesantren Al Hikmah.

Sekilas tak nampak bangunan ini merupakan sebuah pondok pesanten melainkan lebih terlihat seperti bangunan sekolahan. Sebagian bangunannya terlihat belum diplester dengan semen. Meski begitu bangunan ini tetap mengesankan sebuah kemegahan, karena berdiri di tengah-tengah suatu desa yang jarang berdiri bangunan sebesar ini.

Saat tertegun mengamati lokasi pesantren, tak lama seorang bapak muda telah muncul. Bapak muda tersebut ternyata salah seorang penanggung jawab aktivitas koperasi pesantren (Kopontren) beserta unit-unit usaha yang dikelolanya. Kopontren Arta Hikmah, begitu namanya koperasinya.

Kopontren Arta Hikmah merupakan salah satu dari 26 Kopontren yang ada di Kabupaten Sragen. Kopontren ini terbilang kopontren yang paling sehat dan paling besar azet dan omzetnya. Bapak muda yang biasa dipanggil Nur Muhammad oleh para santrinya itu  menjelaskan, Kopontren Arta Hikmah belum lama berdiri, baru sekitar 4 tahun silam, tepatnya tahun 2004. Perintis Kopontren Arta Hikmah ini tidak lain adalah (Alm) KH. Wahono dan Nur Muhammad. (Alm) KH. Wahono juga merupakan tokoh pendiri pondok pesantren Al – Hikmah. Beliau meninggal tahun 2006 silam. Setelah beliau wafat kepengurusan pesantren diserahkan kepada anaknya KH. Mazida Iqbal Wahono. Sementara pengelolaan koperasi di pegang oleh Nur Muhammad.

Aset dan omzet kopontren ini mulai berkembang cukup pesat sejak bekerja sama dengan Bantuan Layanan Umum (BLU) yang dikelola oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kab. Sragen, sekitar tahun 2006 lalu. Tahun pertama menjadi nasabah BLU, kopontren ini mendapat bantuan pinjaman bunga lunak sebesar 10 juta rupiah. Tahun ke dua, atau tahun 2007, kembali kopontren ini mendapatkan bantuan pinjaman sebesar 30 juta.

Gelontoran dana pinjaman lunak ini digunakan kopontren Arta Hikmah untuk menghidupkan unit-unit usahanya yakni unit usaha simpan pinjam, toko yang menjual kebutuhan para santri, jasa layanan fotocopy, usaha jahit menjahit dan usaha peternakan. Semua unit usaha ini dikelola oleh para santri sendiri.

Keberadaan kopontren ini telah membawa angin baru dalam rutinitas sehari-hari para santri. Sejak saat itu, kegiatan pesantren menjadi lebih hidup. Para santri tidak hanya diajarkan ilmu-ilmu agama dan ilmu-ilmu pelajaran sekolah saja, namun juga diajarkan bagaimana bertahan hidup dengan pelatihan ketrampilan life skill menjahit, mengelola toko dan beternak.

Unit simpan pinjam yang dikelola koperasi ini juga sangat membantu para alumni pondok pesantren ini dalam mengembangkan dagangannya. Mayoritas para alumni berprofesi sebagai pedagang. Tercatat kurang lebih 150 orang alumni yang menjadi anggota aktif koperasi. Aktivitas simpan pinjam di unit ini berjalan baik. Peran serta dan andil para alumni di kopontren ini sangat besar manfaatnya untuk mengembangkan kopontren, jelas Nur Muhammad.

Pembentukan kopontren beserta unit-unit usahanya ini menurut Nur Muhammad didasari keinginan untuk mengembangkan fungsi pondok pesantren, yang semula hanya digunakan untuk menimba ilmu agama saja,  dikembangkan menjadi pusat pengembangan ekonomi rakyat.

Sejak berdiri hingga saat ini aset kopontren ini sedikit demi sedikit mengalami pertumbuhan. Saat ini menurut Nur Muhammad, aset kopontrenya telah mencapai lebih dari Rp. 300 juta. Sementara omzetnya telah mencapai lebih dari Rp.  400 juta. Jumlah anggota kopontrenya tercatat lebih dari 350 orang. Anggotanya tidak lain adalah para santri dan para alumninya.

Di dalam lingkungan pondok, santriwan dan satriwati banyak terlihat sedang melakukan berbagai aktivitas. Wajah wajah cerah nampak memancar dari setiap santri. Tak tergambar sedikitpun sebuah wajah yang muram. Didalam  ruangan pelatihan menjahit puluhan santriwati terlihat serius memainkan mesin-mesin jahit. Nur Muhammad menjelaskan selain sebagai sarana pelatihan bagi para santri, usaha jahit ini juga memberikan income bagi kopontren. Dari kegiatan jahit menjahit selain para santri selain memperoleh ketrampilan menjahit juga diajari bagaimana mengelola sebuah usaha garment.

Untuk pemasaran produk yang dihasilkan,  pihak pengelola bekerja sama dengan para alumni pesantren yang  tersebar di berbagai tempat. Semua kebutuhan jahit menjahit para santri dan alumni biasa dilayani disini. Ikatan bathin dan kerjasama dengan para alumni masih kental. Hampir setiap minggunya para alumni berkumpul disini untuk mengikuti pengajian rutin. Setelah pengajian rutin inilah berbagai program untuk meningkatkan koperasi di perbincangkan.

Dilingkungan pondok pesantren juga terdapat unit usaha pengembangbiakan   ternak kambing. Peternakannya memang masih terlihat sangat sederhana. Namun, menurutnya peternakan ini akan dikembangkan menjadi peternakan sapi. Sebuah kandang sapi juga sudah terlihat sedang disiapkan. Peternakan ini juga merupakan salah satu unit usaha yang dikelola oleh kopontren. Disebelah peternakan, terlihat sebuah tanah yang sedang disiapkan untuk sebuah empang ikan.

Selain ternak, pondok pesantren juga mengelola  unit usaha penjualan,  berupa sebuah  Toko kelontong yang terletak  di bagian depan pondok. Meski kecil toko ini terlihat menjual lengkap semua kebutuhan para santri. Nur Muhammad menjelaskan, semua santri biasanya membeli kebutuhan sehari-harinya di toko ini. Dari pada membeli kebutuhan sehari-hari di luar pondok, lebih baik membeli di toko ini, sehingga akan bisa membantu membesarkan koperasi, jelasnya.

Dilingkungan pondok juga telah tersedia laboratorium praktek komputer. Didalam laboratrorium nampak  terlihat, puluhan santri yang sedang mengoperasikan komputer yang cukup canggih. Untuk ukuran sebuah desa yang jauh dari pusat kota laboratorium komputer ini sudah sangat cangih sekali. Tak disangka di sebuah desa yang jauh dari pusat perkotaan ternyata telah memiliki laboratorium praktek komputer dengan fasilitas yang cukup lengkap dan canggih.

Sementara menurut Catur Jatmiko, SE, MM Kepala Bidang Pembinaan Koperasi Dinas Perinkop dan UKM Kab. Sragen, Pemkab Sragen sangat peduli dalam mendorong pertumbuhan kopontren sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan UKM RI nomor 15 / Per / M.KUKM / VII / 2006 . Tujuan pemberdayaan kopontren, kata  Catur Jatmiko, tidak lain untuk meningkatkan ketrampilan teknis dan managemen usaha para santri sehingga setelah lepas dari pondok para santri diharapkan dapat hidup mandiri. Catur berharap, dua puluh lima kopontren lainnya yang tersebar di wilayah kabupaten Sragen diharapkan dapat mengikuti jejak kopontren Arta Hikmah. (N.Hart)